Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Melawan Stigma, Kenapa Wali Kota Solo Malah Dukung Siswa Main Roblox?

Dwi Puspitarini • Sabtu, 13 September 2025 | 15:46 WIB

 

Ilustrasi. Solo meluncurkan Edublox, program ekstrakurikuler berbasis Roblox untuk siswa SMP.
Ilustrasi. Solo meluncurkan Edublox, program ekstrakurikuler berbasis Roblox untuk siswa SMP.

KALTIMPOST.ID, Pemerintah Kota Solo meluncurkan Edublox, sebuah program ekstrakurikuler berbasis game Roblox bagi siswa sekolah menengah pertama (SMP).

Kegiatan ini dilaksanakan di Solo Technopark (STP) dengan tujuan menjadikan gim online bukan hanya hiburan, melainkan sarana pendidikan yang menyenangkan.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, menegaskan program ini merupakan langkah inovatif untuk menjawab tantangan dunia digital.

“Anak-anak ini harus diberikan pelajaran dari hal-hal yang menyenangkan. Apalagi sudah bukan Gen Z lagi, ini Gen Alpha yang harus kita kawal potensinya,” ujar Respati, Jumat (12/9/2025).

Menurutnya, meski Roblox sering dipandang negatif, dengan pengawasan yang tepat gim tersebut justru bisa memacu kreativitas siswa.

“Jadi Roblox tak hanya negatifnya saja, tetapi jika diajarkan dengan tepat bisa menjadi edukasi. Karena kita tidak bisa menghindari game digital,” jelasnya.

 Baca Juga: Prompt AI Pemain Bola: Cara Bikin Foto Jadi Pemain MU di Old Trafford dengan Google Gemini

Sesi Belajar: Dari Etika Main Game Hingga Kreativitas Digital

Pemkot Solo menegaskan, program Edublox bukan sekadar bermain gim, melainkan diarahkan pada edukasi. Pemimpin BLUD Solo Technopark, Yudit Cahyantoro, menjelaskan setiap siswa akan mengikuti tiga sesi pembelajaran dengan materi berbeda.

“Dalam Edublox, para pelajar diarahkan ke hal-hal positif yang memacu kreativitas. Misalnya, tidak menggunakan kata-kata negatif dan tidak mengandung unsur SARA,” ujar Yudit.

Setiap kelompok diisi maksimal 20 siswa agar pembelajaran lebih efektif. Setiap sesi berlangsung selama dua jam, mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WIB.

 Baca Juga: Tren Foto AI “Nano Banana” Google Gemini: Dari Miniatur Action Figure hingga Poster MotoGP

Antusiasme Siswa dan Harapan Pemkot

Respati menuturkan, sejak program ini berjalan, siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Bahkan, orang tua dan guru juga dilibatkan agar bisa memahami dunia digital yang digemari anak-anak.

“Sudah berjalan, dan anak-anak cukup antusias. Yang terpenting guru dan orang tua juga familiar dengan gim yang anak mainkan,” tegas Respati.

Dengan Edublox, Pemkot Solo berharap siswa SMP bisa menjadi generasi kreatif, kritis, dan mampu mengambil sisi positif dari teknologi digital. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#smp #Edublox #wali kota solo #teknologi #Solo Technopark #game edukasi #stigma #Roblox #ekstrakurikuler #Respati Ardi #gen alpha