Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Polemik Indomie di Taiwan, BPOM dan Indofood Beri Penjelasan Lengkap

Ari Arief • Rabu, 17 September 2025 | 10:07 WIB
DISOAL: Salah satu varian mi Indomie yang sedang ramai dipersoalkan di Taiwan.
DISOAL: Salah satu varian mi Indomie yang sedang ramai dipersoalkan di Taiwan.

KALTIMPOST.ID-Setelah ramai diperbincangkan, Kepala BPOM RI Taruna Ikrar akhirnya buka suara terkait penarikan mi instan Indomie Soto Banjar Limau Kuit di Taiwan.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh produsen.

“Intinya, tidak ada yang dilanggar,” kata Ikrar dan menjelaskan bahwa produk tersebut masuk ke Taiwan bukan melalui jalur ekspor resmi, melainkan dibawa oleh individu.

Ikrar menambahkan bahwa PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk belum memiliki agen ekspor resmi di Taiwan.

Inilah alasan mengapa standar pangan yang berlaku di Indonesia tidak serta-merta bisa diterima di Taiwan.

Pasalnya, Taiwan memiliki standar yang sangat ketat, yaitu nol (zero) etilen oksida, yang berbeda dengan Indonesia dan negara lain.

Meski demikian, BPOM memastikan pihaknya tetap menjaga keamanan pangan bagi konsumen Indonesia, dengan berlandaskan pada Keputusan Kepala BPOM No. 229 Tahun 2022 yang telah mengatur batas toleransi residu etilen oksida.

Sementara itu, Corporate Secretary Indofood, Gideon A. Putro, juga memberikan klarifikasi. Ia memastikan bahwa varian Indomie tersebut memang tidak dipasarkan secara resmi di Taiwan.

Indofood menekankan bahwa seluruh produknya telah memenuhi standar keamanan pangan BPOM.

Produk yang ditemukan di Taiwan masuk melalui importir yang bukan merupakan distributor resmi perseroan. (*)

Editor : Almasrifah
#bpom #Indomie soto banjar limau kuit #taiwan #ekspor #indofood #Taruna Ikrar