KALTIMPOST.ID, Presiden Prabowo Subianto resmi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025.
Di balik regulasi setebal ratusan halaman itu, ada delapan program besar yang disebut sebagai Program Hasil Terbaik Cepat.
Inilah langkah awal dari visi jangka panjang Prabowo-Gibran untuk membawa Indonesia menuju 2045.
“Sebagai tahapan pertama dalam RPJPN 2025–2045 dan penjabaran RPJMN 2025–2029, estafet pembangunan perlu dilakukan secara akseleratif,” bunyi Lampiran I Perpres 79/2025.
Program yang Paling Jadi Sorotan, Gaji ASN Naik
Salah satu isi Perpres yang langsung menyita perhatian publik adalah kenaikan gaji bagi ASN, TNI, Polri, guru, dosen, tenaga kesehatan, hingga pejabat negara.
Kebijakan ini disebut sebagai bentuk penghargaan sekaligus strategi meningkatkan daya beli masyarakat.
Janji Kampanye Jadi Nyata, Pendirian BPN
Selain soal gaji, langkah berani lain adalah pendirian Badan Penerimaan Negara (BPN).
Lembaga baru ini ditargetkan bisa mendongkrak penerimaan negara hingga 23 persen terhadap PDB.
Padahal, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat menilai rencana itu unik.
“Belum ada arahan khusus dari Presiden. Kalau kita buat BPN, kita sendirian, nanti aneh lagi. Jadi, kita akan optimalkan sistem yang ada,” ungkap Purbaya (8/9) lalu.
Meski begitu, keputusan Perpres 79/2025 menunjukkan bahwa Prabowo ingin serius menepati janji kampanyenya bersama Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
8 Program Prabowo dalam Perpres 79/2025
- Makan bergizi dan susu gratis untuk siswa, santri, balita, dan ibu hamil.
- Layanan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan kesehatan, penuntasan TBC, dan rumah sakit di setiap kabupaten.
- Lumbung pangan nasional untuk cetak lahan baru dan bangun lumbung pangan.
- Sekolah unggul di tiap kabupaten yang terintegrasi dan renovasi sekolah tak layak.
- Kartu kesejahteraan dan kartu usaha untuk menekan kemiskinan absolut dan mendorong usaha kecil.
- Kenaikan gaji ASN, TNI, Polri demi kesejahteraan aparatur negara.
- Infrastruktur desa dan rumah murah. Pembangunan desa dan rumah layak untuk milenial dan masyarakat kecil.
- Pendirian Badan Penerimaan Negara dengan target rasio penerimaan 23 persen dari PDB.
Dengan terbitnya Perpres 79/2025, rakyat kini menanti bukti di lapangan. Bagi ASN, kenaikan gaji bisa jadi angin segar.
Bagi keluarga kecil, program makan bergizi dan layanan kesehatan gratis mungkin yang paling ditunggu. ***
Editor : Dwi Puspitarini