Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Wakil Ketua Komisi I DPR RI: Pidato Presiden Prabowo di PBB Tegaskan Peran Indonesia Wujudkan Perdamaian Palestina

Muhammad Aufal Fresky • Kamis, 25 September 2025 | 08:58 WIB
Prabowo Subianto.
Prabowo Subianto.

KALTIMPOST.ID, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Budisatrio Djiwandono berpandangan bahwa pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB ke-80 di New York, Amerika Serikat, merupakan langkah bersejarah.

Apalagi, menurutnya, Prabowo mendapat kesempatan tampil di urutan ketiga setelah Presiden Brasil Lula da Silva, dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Tidak hanya itu, Budisatrio juga menilai langkah diplomasi Prabowo ini perlu diapresiasi. Sebab, pemimpin Indonesia sudah absen hadir langsung di pidato PBB selama 10 tahun terakhir.

“Ini merupakan refleksi dari semakin pentingnya suara, peran, dan pengaruh Indonesia di kancah global, terutama di tengah berbagai ketidakpastian dan konflik yang sedang melanda dunia,” jelas Budisatrio, Kamis (25/9/2025), seperti yang dilansir jawapos.com.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut menuturkan, dalam pidatonya, Prabowo ingin menegaskan posisi Indonesia dalam memperkuat PBB. Indonesia juga berkomitmen menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Menurutnya, kesiapan tersebut tercermin dari komitmen konkret yang ditawarkan oleh Presiden Prabowo untuk mengirimkan 20.000 atau lebih pasukan perdamaian ke seluruh penjuru dunia, jika diminta dan dibutuhkan oleh PBB.

“Selain itu, Presiden juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan kontribusi finansial bagi misi-misi perdamaian PBB,” imbuhnya.

Selain itu, ia menambahkan, diplomasi Indonesia wajib diarahkan untuk memperkuat kerangka multilateralisme yang dilandaskan pada prinsip saling menghormati, serta sejalan dengan semangat yang dirumuskan oleh Piagam PBB untuk menciptakan perdamaian, menghormati kedaulatan, dan mengakhiri segala bentuk kekerasan.

“Hari ini kita dihadapkan pada realita di mana banyak saudara-saudara kita sesama umat manusia yang masih tertindas, serta tidak mendapatkan akses atas hak-hak kemanusiaan yang mendasar. Seperti kekejaman yang masih sampai hari ini dirasakan oleh rakyat Palestina yang harus segera diakhiri," jelasnya.

Pemerintah Indonesia, tambahnya, mendukung solusi dua negara untuk menciptakan perdamaian di Palestina.

Baca Juga: Israel Diultimatum Perdana Menteri Keir Starmer, Anak-anak Gaza yang Sakit Parah Bakal Dirawat di Inggris

Dia menekankan komitmennya untuk mendukung langkah diplomasi Presiden Prabowo di Parlemen, serta siap mengawal agar agenda diplomasi sejalan dengan amanat undang-undang dan kepentingan nasional.

“Kami di DPR RI, khususnya Fraksi Gerindra di Komisi I, siap memastikan bahwa setiap kebijakan luar negeri yang ditempuh Presiden mendapatkan dukungan politik dan kebijakan yang solid. Diplomasi Indonesia adalah bagian dari strategi besar untuk memperjuangkan kepentingan nasional, membawa manfaat bagi rakyat Indonesia, dan berkontribusi nyata bagi perdamaian dunia,” pungkas Budisatrio. (*)

Editor : Almasrifah
#Pidato Presiden Prabowo #perdamaian #budisatrio djiwandono #palestina #sidang umum pbb