Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Masyarakat Tolak Indonesia Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel, Peneliti Median: Tunjukkan Sikap Konsisten Dukung Palestina

Muhammad Aufal Fresky • Jumat, 26 September 2025 | 11:21 WIB
Palestina.
Palestina.

KALTIMPOST.ID, Wacana pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel ditolak oleh publik Indonesia. Hal itu tercermin dari sikap publik yang melakukan gerakan boikot produk-produk yang dianggap terafiliasi dengan Israel.

Seperti yang dilansir jawapos.com, Peneliti Senior lembaga survei Media Nasional (Median), Median Rico, mengungkapkan bahwa sebanyak 72,5 persen responden menyatakan Indonesia tidak akan pernah membuka hubungan diplomatik atau mengakui Israel.

“Sikap publik ini menunjukkan konsistensi posisi masyarakat Indonesia yang masih sangat kuat dalam mendukung Palestina dan menolak segala bentuk normalisasi dengan Israel,” ungkap Rico Marbun pada Kamis (25/9/2025).

Dalam hasil survei terbaru yang dilakukan lembaga survei Median terhadap pengguna media sosial (medsos) pada 8-13 September 2025, hanya 12,2 persen responden yang menilai Indonesia mungkin bisa membuka hubungan diplomatik dengan Israel dengan syarat-syarat tertentu.

Adapun sebanyak 15,3 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab. Penolakan ini juga tergambarkan dari sikap publik dalam keseharian, salah satunya melalui dukungan terhadap gerakan boikot produk-produk yang dianggap terafiliasi dengan Israel.

Ia berpandangan, pilihan boikot menjadi bentuk ekspresi nyata masyarakat dalam menegaskan keberpihakan pada Palestina. Menurutnya, bukan hanya di level sikap politik, tetapi juga dalam praktik konsumsi sehari-hari, publik Indonesia cenderung mendukung boikot produk Israel.

Lebih lanjut lagi, dia mengatakan bahwa temuan survei menegaskan bahwa resistensi publik terhadap Israel masih sangat konsisten sampai saat ini.

“Narasi pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel belum menemukan penerimaan di tengah masyarakat,” tutup Rico. (*)

Editor : Almasrifah
#boikot produk israel #palestina #hubungan diplomatik #Israel #gerakan boikot produk