KALTIMPOST.ID, Menjelang pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026, mulai banyak dibahas jurusan kuliah yang paling menjanjikan dari sisi gaji.
Berdasarkan laporan Harian Fajar, ada
Tren ini sejalan dengan fokus pemerintah yang mulai menempatkan SDM unggul di bidang teknologi, hukum, dan keuangan untuk memperkuat birokrasi digital dan tata kelola pemerintahan modern.
Berikut lima jurusan dengan potensi gaji tertinggi dalam rekrutmen CPNS 2026:
- Ilmu Komputer / Teknik Informatika
Lulusan dari bidang teknologi informasi menjadi yang paling dicari. Pemerintah tengah gencar mendorong transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari sistem data nasional, keamanan siber, hingga pengembangan aplikasi layanan publik.
Formasi seperti analis sistem, pranata komputer, dan pengembang aplikasi menawarkan gaji pokok hingga Rp9 juta, ditambah berbagai tunjangan yang bisa membuat total pendapatan tembus Rp 17 juta per bulan.
- Ilmu Hukum
Profesi dengan latar belakang hukum tetap menjadi primadona di instansi pemerintah, terutama di lembaga peradilan, kementerian hukum, dan lembaga pengawas.
Selain gaji pokok yang kompetitif, pejabat fungsional hukum juga mendapat tunjangan jabatan, risiko, serta insentif berdasarkan kasus dan beban kerja. Total penghasilan bisa mencapai Rp13 juta per bulan.
- Manajemen/Administrasi/Bisnis
Jurusan ini masih menjadi tulang punggung birokrasi. Formasi seperti analis kepegawaian, pengelola keuangan, dan perencana program hampir selalu tersedia setiap tahun.
Rata-rata gaji pokok untuk CPNS baru di bidang ini berkisar Rp5–8 juta, namun dengan tunjangan kinerja bisa mencapai Rp12 juta lebih.
- Ilmu Komunikasi
Era digital menuntut instansi pemerintah memiliki humas yang tangguh dan paham strategi komunikasi publik. Lulusan komunikasi banyak dibutuhkan untuk posisi analis media, pranata humas, hingga manajer konten digital instansi.
Gaji totalnya bisa menyentuh Rp10 juta dengan berbagai tunjangan tambahan.
- Akuntansi/Keuangan
Pengelolaan anggaran dan audit keuangan tetap menjadi bidang vital di instansi pemerintah. Lulusan akuntansi dibutuhkan untuk posisi auditor, analis keuangan, dan pejabat perbendaharaan.
Pendapatan total ASN di bidang ini bisa berkisar Rp11–14 juta, tergantung jenjang jabatan dan instansi penempatan.
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menjelaskan bahwa besaran gaji ASN nantinya akan sangat tergantung pada golongan, masa kerja, serta tambahan tunjangan kinerja di masing-masing instansi.
Formasi dengan risiko tinggi dan tanggung jawab besar otomatis mendapat nilai tunjangan lebih tinggi.
Sementara itu, sejumlah pihak memprediksi bahwa aturan baru dalam Peraturan Pemerintah (PP) tentang Gaji dan Tunjangan ASN yang tengah disiapkan pemerintah juga akan berpengaruh pada kenaikan nominal di tahun 2026.
Editor : Hernawati