Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

BMKG Wanti-Wanti Curah Hujan Tinggi, Kaltim dan Sejumlah Wilayah RI Masuk Kategori Waspada Banjir

Ari Arief • Rabu, 15 Oktober 2025 | 08:37 WIB
HUJAN: Peringatan BMKG periode 11-20 Oktober 2025 terjadi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah termasuk di Kaltim.
HUJAN: Peringatan BMKG periode 11-20 Oktober 2025 terjadi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah termasuk di Kaltim.

KALTIMPOST.ID-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan catatan peringatan dini mengenai curah hujan tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah kabupaten/kota di Indonesia.

Disebutkan bahwa sekitar 43 persen dari total wilayah Indonesia kini sudah memasuki periode musim penghujan.

Termasuk dalam wilayah yang diprediksi mengalami peningkatan curah hujan signifikan adalah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Barat (Kalbar).

Curah hujan yang tinggi ini berpotensi besar memicu berbagai jenis bencana hidrometeorologi, salah satunya adalah banjir.

BMKG secara spesifik merilis peringatan dini untuk curah hujan tinggi beserta potensi banjir di berbagai daerah di Republik Indonesia.

Untuk periode dasarian II Oktober 2025 (tanggal 11 hingga 20 Oktober), beberapa area di Banten, Jawa Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan akan menghadapi curah hujan tinggi dengan klasifikasi Awas.

Kategori Awas mengindikasikan bahwa daerah-daerah tersebut berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sangat lebat hingga ekstrem, yang mungkin disertai fenomena kilat/petir, angin kencang, dan gelombang laut tinggi.

Sementara itu, untuk potensi banjir, sejumlah wilayah di Indonesia juga diprediksi memiliki tingkat risiko yang tinggi.

Wilayah-wilayah yang diwaspadai meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Bengkulu, Kaltim, Maluku, dan Papua.

Merujuk pada unggahan resmi BMKG di Instagram pada Selasa (14/10/2025), berikut adalah rincian daerah yang termasuk dalam peringatan dini curah hujan dan potensi banjir tinggi tersebut, yaitu peringatan dini curah hujan tinggi (11-20 Oktober 2025).

Meliputi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Barat, Kaltim, Sulawesi Barat, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan.

Sedangkan perkiraan daerah di Kalimantan dengan potensi banjir tinggi berlaku 11-20 Oktober 2025 adalah Kabupaten Kapuas Hulu meliputi Kecamatan Boyan Tanjung, Bunut Hulu, Mentebah, Putussibau Selatan, dan Putussibau Utara; Kabupaten Ketapang meliputi Kecamatan Simpang Hulu; Kabupaten Kubu Raya meliputi Kecamatan Terentang; Kabupaten Sanggau meliputi Kecamatan Meliau; Kabupaten Sintang meliputi Kecamatan Serawai.

Informasi ini disampaikan oleh BMKG sebagai langkah preventif terkait potensi curah hujan tinggi dan risiko banjir yang perlu diwaspadai masyarakat. (*)

Editor : Almasrifah
#banjir #kalbar #curah hujan #bmkg #kaltim #curah hujan tinggi