Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemerintah Indonesia Beli Jet Tempur J-10 dari Tiongkok, Apa Dampaknya?

Sandrina Elhandari • Jumat, 17 Oktober 2025 | 14:05 WIB

 

Jet tempur dari Tiongkok yang dibeli Indonesia.
Jet tempur dari Tiongkok yang dibeli Indonesia.

KALTIMPOST.ID, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengonfirmasi bahwa Indonesia akan segera menerima 42 jet tempur Chengdu J-10 dari Tiongkok.

Ini merupakan pembelian pesawat tempur besar pertama dari Tiongkok dalam lebih dari satu dekade, yang hasilnya muncul setelah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Beijing pada September 2025.

Meski belum ada detail pasti soal waktu pengiriman, Sjafrie menyebut pesawat ini akan segera mengudara di Indonesia.

Pemerintah masih melakukan evaluasi teknis dan mengatur anggaran, yang telah dialokasikan sebesar 9 miliar dolar AS untuk kebutuhan pertahanan tahun 2026.

Proses pembayaran kemungkinan melibatkan mekanisme pembiayaan khusus dari Tiongkok.

Jet tempur J-10 merupakan pesawat multi-peran dengan radar canggih yang mampu mendeteksi target hingga 200 km dan dapat membawa berbagai rudal serta bom.

Kecepatan pesawat ini mencapai hampir dua kali kecepatan suara (Mach 1,8). Pengadaan ini menjadi solusi sementara sebelum kedatangan Rafale dari Prancis dan F-15EX dari Amerika Serikat.

Pembelian J-10 juga bagian dari strategi diversifikasi alutsista Indonesia agar tak bergantung pada satu negara saja, sekaligus memperkuat pertahanan udara nasional di tengah meningkatnya ketegangan regional.

Selain itu, langkah ini mempererat hubungan ekonomi dan politik dengan Tiongkok, yang saat ini menjadi mitra dagang dan investor terbesar Indonesia.

Dengan armada tempur yang semakin beragam, Indonesia semakin siap menjaga kedaulatan wilayah udaranya dan memperkuat posisi di panggung regional yang strategis.

Editor : Hernawati
#jet tempur #menteri pertahanan #tiongkok #Sjafrie Sjamsoeddin