KALTIMPOST.ID, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengupdate mengenai progres bantuan revitalisasi sekolah yang diberikan kepada 16.170 satuan pendidikan.
Ia menyebut, jumlah tersebut telah melampaui target semula sebanyak 10.440 satuan pendidikan.
Ia memastikan revitalisasi masih berjalan sesuai jadwal. Ditargetkan pertengahan Desember tahun ini proses pembangunan bisa selesai semuanya.
"Alhamdulillah, mudah-mudahan revitalisasi untuk 16.170 akan selesai pada pertengahan bulan Desember 2025. Ini jauh di atas target yang awalnya 10.440," ujar Mu’ti, seperti yang dikutip dari laman JawaPos.com.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan ini dilakukan melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK).
Sementara itu, diketahui total anggaran yang digelontorkan untuk program ini mencapai Rp3,1 triliun.
Mu’ti mengatakan, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu fokus utama kementeriannya.
Pemerintah juga mendorong digitalisasi pendidikan dengan pengiriman 288.000 perangkat interaktif flat panel (IFP) ke berbagai sekolah.
Perangkat ini diklaim akan memperkaya proses belajar-mengajar di era digital. Hingga sekarang, lebih dari 40.000 Papan Interaktif Digital telah dikirim ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.
"Sekarang ini yang sudah terkirim dan sudah dipakai di sekolah itu lebih dari 40.000. Kemudian yang sudah diproduksi siap dikirim kita targetkan di bulan November nanti, 10 November itu lebih dari 120.000 unit dan prosesnya sekarang terus berjalan," ungkapnya.
Targetnya, yaitu total penyaluran 288 ribu unit dapat selesai hingga akhir 2025.
"Kita pastikan itu semuanya sudah bisa dipakai pada pertengahan atau 10 November 2025 tapi pada pertengahan Desember 288.000 itu sudah terkirim secara keseluruhan," pungkas Mu’ti. ***
Editor : Dwi Puspitarini