Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ziarah ke Makam Paus Fransiskus di Vatikan, Menag Nasaruddin Kenang Kisah Persahabatannya

Muhammad Aufal Fresky • Kamis, 30 Oktober 2025 | 14:35 WIB

 

Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan sambutan di Vatikan. Menag juga ziarah ke makam sahabatnya, Paus Fransiskus.
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan sambutan di Vatikan. Menag juga ziarah ke makam sahabatnya, Paus Fransiskus.

KALTIMPOST.ID, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar berziarah ke makam Paus Fransiskus di Basilika Santa Maria Maggiore, Roma, Italia, pada Senin (27/10) pukul 09.00 waktu setempat.

Ziarah tersebut dilakukan di sela-sela kehadirannya dalam acara Pertemuan Internasional untuk Perdamaian yang diselenggarakan oleh Komunitas Sant’Egidio.

Seperti yang dilansir laman JawaPos.com, Nasaruddin, dalam ziarah tersebut, didampingi Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Takhta Suci Vatikan, Michael Trias Kuncahyono.

“Saya sangat bersyukur dan terharu, bersama Pak Dubes diperbolehkan mendekat ke makam. Bahkan mengusapnya,” ungkap Nasaruddin.

Sementara, dalam Forum Internasional untuk Perdamaian “Daring Peace” di Vatikan, Roma, Senin (27/10). 

Nasaruddin turut mengenang persahabatannya dengan mendiang Paus Fransiskus.

“Ketika saya mendengar kabar duka dari Vatikan, saya merasa tak percaya. Semua kenangan tentang Paus Fransiskus muncul di benak saya. Saya merasakan tarikan keras di hati saya,” kata Nasaruddin Umar dalam keterangan tertulis, Selasa (28/10).

Lebih lanjut, Nasaruddin mengaku mendengar kabar wafatnya Paus Fransiskus beberapa jam setelah menerima undangan dari Sant’Egidio untuk berbicara di forum tersebut.

Awalnya, ia berharap dapat bertemu langsung dengan Paus Fransiskus saat menghadiri acara tersebut.

“Ada begitu banyak kenangan tak terlupakan bersama Paus Fransiskus. Bahkan ketika saya melihat foto kami di mana saya mencium keningnya dan beliau mencium tangan saya, saya merasa seolah beliau masih bersama kami,” tutur Imam Besar Masjid Istiqal tersebut.

Tidak hanya itu, Nasaruddin mengaku merasakan ketulusan mendiang Paus Fransiskus ketika berjabat tangan sambil berjalan.

Baginya, momen itu bukan sekadar gestur seremonial, tetapi pengalaman spiritual tentang persaudaraan umat manusia.

“Dalam percakapan singkat kami, Paus Fransiskus merujuk pada Ensiklik Fratelli Tutti dan mengatakan bahwa kita dipanggil untuk menjadi saudara dan saudari yang melampaui agama, ras, dan bangsa,” pungkas Nasaruddin.

Editor : Hernawati
#vatikan #paus fransiskus #makam #Menag Nasaruddin Umar