Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Update Ledakan SMAN 72, 29 Korban Masih Dirawat, Polisi Temukan Bukti Serbuk Pemicu

Ari Arief • Sabtu, 8 November 2025 | 18:44 WIB

PENJINAK: Tim penjinak bom berjaga di pintu masuk SMAN 72 Jakarta pada 7 November 2025.
PENJINAK: Tim penjinak bom berjaga di pintu masuk SMAN 72 Jakarta pada 7 November 2025.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA -Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan perkembangan terbaru mengenai jumlah korban yang masih menjalani perawatan medis setelah kejadian ledakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (7/11) tersebut menyebabkan total 29 korban masih harus dirawat. Jenderal Sigit menjelaskan, dari total awal 96 korban pasca-kejadian, sebagian besar sudah pulang. Hingga Sabtu (8/11), korban yang tersisa dan masih dirawat di beberapa rumah sakit.

Rumah Sakit Islam Cempaka Putih ada kurang lebih 14 orang, kemudian di Yarsi ada 14 orang, dan satu lagi di Pertamina Jaya. “Jadi total yang masih dirawat ada kurang lebih 29 dari 96. Dan sisanya kemarin sudah bisa pulang dan mungkin juga dilaksanakan rawat jalan,” ujar Sigit kepada awak media di Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Secara spesifik, ia menyebutkan bahwa 12 korban telah dipindahkan ke ruang rawat inap umum, sementara dua korban lainnya memerlukan penanganan intensif di ruang ICU. Selain penanganan fisik, pihak kepolisian juga tengah berupaya memulihkan kondisi mental para korban.

Baca Juga: Bukan Hanya Luka Fisik, KPAI Soroti Bom Waktu Trauma Psikologis Siswa SMAN 72 Jakarta

“Kita juga membangun pusat trauma healing yang nanti kita persiapkan untuk memberikan pelayanan. Nanti berkolaborasi tentunya dengan KPAI, dengan dokter-dokter dan psikolog yang diperlukan,” kata Sigit. Layanan ini dirancang untuk memberikan bantuan terkait keluhan psikologis dan akan disiapkan di lokasi trauma healing serta di lingkungan sekolah.

Mengenai kejadian itu, Jenderal bintang empat itu memastikan bahwa personelnya masih terus mendalami penyebab ledakan di SMAN 72. Tim di lapangan telah mengumpulkan sejumlah barang bukti pendukung.

“Ditemukan beberapa bukti pendukung yang tentunya ini sedang kita kumpulkan, ada tulisan, kemudian ada barang bukti serbuk yang diperkirakan bisa menimbulkan terjadinya ledakan, catatan-catatan potensi lain yang kita kumpulkan, termasuk juga kita melakukan pemeriksaan terhadap media sosial, lingkungan keluarga, untuk mengumpulkan semuanya,” ungkapnya.

Baca Juga: Kronologi Mencekam Kelahiran di SMAN 72 Kelapa Gading, Siswa Panik Berhamburan!

Dia menjamin rincian informasi akan disampaikan kepada publik setelah seluruh data dan temuan yang dibutuhkan dalam penanganan kasus ini sudah lengkap. Kapolri menutup pernyataannya dengan mengungkapkan mengungkapkan secara mendalam, sekaligus merasa lega melihat semangat para siswa untuk kembali bersekolah.

“Terhadap trauma-trauma yang ada, tugas kita semua, terutama dari tim yang ada untuk terus mendorong agar mereka bisa kembali normal,” tegasnya. (*)

Editor : Uways Alqadrie
#bom #update #SMAN 72 #Ledakan di SMAN 72 Jakarta #kapolri