KALTIMPOST.ID, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, memastikan seluruh bantuan sosial (bansos) untuk kuartal IV tahun 2025 akan tersalurkan tuntas paling lambat bulan November ini. Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul saat menghadiri acara di Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat, Selasa (28/10/2025).
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 14 juta keluarga penerima manfaat (KPM) telah menerima bantuan. “Kami menargetkan paling lambat November semua bansos sudah tersalur. Proses ini terus kami awasi agar tepat sasaran,” ujar Gus Ipul dengan tegas.
Menurutnya, terdapat sekitar 2 juta KPM lama yang sudah tidak lagi layak menerima bantuan, dan sekitar 500 ribu KPM baru akan ditambahkan ke daftar penerima. Penyaluran dilakukan melalui rekening bank maupun kantor pos, bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan bank Himbara, sehingga lebih cepat dan aman.
Baca Juga: Geger! 4,2 Juta Keluarga Dicoret Pemerintah dari Daftar Bansos 2025, Ini Penyebabnya!
Besaran bantuan tetap Rp 900 ribu per bulan untuk masing-masing KPM, diberikan selama tiga bulan. Selain itu, pemerintah melakukan pengecekan dan validasi data secara ketat agar tidak ada keluarga yang keliru menerima bantuan. “Kami ingin bantuan ini benar-benar sampai ke tangan mereka yang membutuhkan,” tambah Gus Ipul.
Masyarakat diminta bersabar karena proses penyaluran masih berjalan dan terus dipantau. Menteri Sosial menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai instansi untuk memastikan program bansos berjalan maksimal.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan skema bantuan tambahan bagi wilayah yang paling terdampak kenaikan harga kebutuhan pokok. Dengan target penyaluran tuntas November 2025, diharapkan keluarga kurang mampu dapat merasakan manfaatnya sebelum akhir tahun, sehingga beban ekonomi mereka bisa sedikit berkurang.
Baca Juga: Bansos November 2025 Cair! PKH, BPNT, BLTS Kesra & Sembako Masuk KKS, Bisa Dapat Double Rp1,5 Juta!
Penyaluran bansos ini menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah dalam memastikan bantuan sosial tepat sasaran, cepat, dan efektif, terutama menjelang libur akhir tahun yang biasanya berdampak pada meningkatnya kebutuhan rumah tangga masyarakat.
Editor : Ilmidza