Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Anak Pelaku Penculikan Bilqis di Makassar Ungkap Fakta Baru: Dua Adiknya Diduga Telah Dijual

Uways Alqadrie • Kamis, 13 November 2025 | 08:54 WIB

Sri Yuliana
Sri Yuliana
KALTIMPOST.ID, MAKASSAR — Kasus penculikan anak empat tahun, Bilqis Ramadhani, kian membuka sisi kelam kehidupan pelakunya, Sri Yuliana (30). 

Dari hasil pendalaman aparat dan keterangan anaknya sendiri, muncul dugaan bahwa dua anak kandung Sri telah dijual sebelum ia menculik Bilqis.

Sri diketahui memiliki lima anak. Berdasarkan pengakuan salah satu putrinya berinisial F (9), dua adiknya disebut telah dijual kepada orang tak dikenal. Pengakuan itu disampaikan F saat berada di rumah aman UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Makassar.

“Anak ini bilang, kakaknya satu ikut ayahnya di Papua, dia bersama adik perempuannya yang lebih kecil, sementara dua lainnya dijual ibunya,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar, Rabu (12/11).

Sri Yuliana ditangkap pekan lalu setelah menculik Bilqis di Taman Pakui Sayang, Makassar, dan menjualnya seharga Rp3 juta. Dari penyelidikan, polisi menemukan indikasi bahwa aksi tersebut bukan yang pertama kali dilakukan.

Anak-anak Sri kini berada di bawah perlindungan Dinas PPA Makassar. F dan adiknya yang berusia lima tahun sementara ditampung di rumah aman karena tidak memiliki keluarga yang dapat menjamin keselamatan mereka.

Baca Juga: Empat Tersangka Penculikan Bilqis Ditangkap, Anak Korban Nyaris Dijual Rp80 Juta

“Kami masih menunggu hasil penyelidikan polisi untuk memastikan kebenaran cerita anak ini,” kata Ita. Ia menegaskan, lembaganya belum bisa mengambil kesimpulan sebelum ada bukti konkret.

Pihak DP3A bersama kepolisian kini tengah menyiapkan penempatan sementara bagi kedua anak itu di Sentra Wirajaya Kementerian Sosial atau panti asuhan yang memenuhi standar perlindungan anak. Selama di rumah aman, keduanya mendapat pendampingan psikolog dan bantuan sosial.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena mengungkap betapa kompleksnya persoalan sosial yang melatarbelakangi perdagangan anak di Makassar. 

Polisi menduga jaringan yang terlibat lebih luas dan tengah menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang berperan dalam transaksi tersebut.

 

Editor : Uways Alqadrie
#Suku Anak Dalam Merangin #penculikan anak 11 tahun di makassar #Bilqis Ramadhani #jambi #makassar #suku anak dalam jambi