Dalam rekaman video yang beredar di grup-grup percakapan, warga—baik laki-laki maupun perempuan—memadati halaman dan sisi luar pagar kantor polsek.
Ketegangan meningkat ketika sejumlah orang menarik Kapolsek Suherdi keluar dari ruang kerjanya. Insiden itu memicu saling dorong antara massa dan aparat yang berjaga.
Aksi protes warga juga disertai penurunan bendera Merah Putih yang berkibar di depan kantor polsek. Belum ada penjelasan resmi mengenai alasan utama warga mendatangi kantor polisi tersebut.
Seorang warga berinisial D mengonfirmasi kejadian itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Ia menyebut situasi sempat memanas, namun tidak ada korban luka. Setelah beberapa saat bertahan, massa perlahan membubarkan diri dan area Polsek Ijen kembali kondusif.
Warga Menanyakan Petani yang Diperiksa
Kepolisian Resor Bondowoso menjelaskan alasan sekelompok warga mendatangi Markas Polsek Ijen pada Senin siang, 17 November 2025. Massa menanyakan keberadaan seorang petani yang sebelumnya dibawa aparat untuk diperiksa.
Kasi Humas Polres Bondowoso, Iptu Bobby Dwi Siswanto, mengatakan warga datang setelah mengetahui petani tersebut diamankan terkait penyelidikan kasus perusakan tanaman kopi di lahan Perkebunan Nusantara di Kecamatan Ijen.
“Yang bersangkutan kami mintai keterangan untuk kebutuhan penyelidikan,” ujar Bobby.
Insiden perusakan tanaman kopi di wilayah Ijen memang berulang sejak dua tahun terakhir. Terbaru, lebih dari 20 ribu batang kopi milik PTPN dirusak pada 5 November 2025.
Sebelumnya, pada Oktober, ribuan pohon kopi berusia tiga tahun juga ditebang orang tak dikenal dan menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah. Seluruh kasus telah dilaporkan ke Polres Bondowoso.
Terkait situasi di Polsek Ijen, Bobby memastikan kondisi Kapolsek Ijen, Iptu Suherdi, dalam keadaan baik meski sempat ditarik warga keluar dari kantor saat situasi memanas.
“Polsek dalam kondisi aman dan terkendali,” kata dia.
Untuk menjaga situasi, polisi dan TNI menempatkan personel tambahan di sekitar kantor polsek. Pimpinan daerah yang terdiri dari Forkopimda Bondowoso — termasuk Dandim 0822, Kapolres Bondowoso, wakil bupati, dan ketua DPRD — turut meninjau langsung kondisi di lokasi paa sore hari.
Editor : Uways Alqadrie