Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Mendapat Respons Positif, Guru Nilai TKA Dorong Kejujuran dan Objektivitas Belajar Siswa

Thomas Dwi Priyandoko • Rabu, 19 November 2025 | 07:48 WIB

Ilustrasi. Aturan SNPMB 2026 berubah. TKA jadi syarat penting di jalur SNBP.
Ilustrasi. Aturan SNPMB 2026 berubah. TKA jadi syarat penting di jalur SNBP.

KALTIMPOST.ID-Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk tingkat SMA/SMK sederajat mendapat respons positif dari sejumlah guru dan sekolah.

Evaluasi ini dianggap efektif membantu siswa mematangkan kemampuan akademiknya sebelum melangkah ke pendidikan tinggi.

Syahrul, guru SMAN 14 Makassar, Sulawesi Selatan, mengungkapkan bahwa TKA di sekolahnya berjalan tertib dan penuh kedisiplinan. Para murid mengikuti seluruh prosedur, mulai dari penyimpanan ponsel hingga memasuki ruang ujian lebih awal sesuai aturan.

Baca Juga: Banyak Situs Error karena Gangguan Cloudfare, Apa Penyebabnya?

“Peserta datang 15 menit sebelum ujian dimulai, menaruh handphone di tempat yang disediakan, lalu pengawas melakukan absensi lima menit menjelang ujian. Mereka juga diberi lembar kerja kosong untuk perhitungan selama tes,” jelas Syahrul kepada media, Rabu (12/11).

TKA, sambung Syahrul, dirancang untuk menumbuhkan nilai kejujuran juga tanggung jawab murid. Melalui TKA, murid diajarkan untuk berperilaku jujur dan percaya terhadap kemampuan diri sendiri. Ia pun meyakini ujian ini turut berdampak terhadap kehidupan sehari-hari murid.

Melalui TKA pula, diharapkan dapat mengukur kemampuan akademik murid secara objektif dan adil. “Kami berharap hasil TKA ini mampu memberikan informasi capaian akademik yang terstandar, dapat menjadi referensi untuk seleksi masuk jenjang pendidikan tinggi, serta menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” jelasnya.

Senada, guru SMAN 1 Simpang Empat, Kalimantan Selatan, Mujahidin menyampaikan, pelaksanaan TKA berlangsung sesuai tertib dan sesuai dengan harapan. Murid yang mengikuti TKA menaati aturan dengan tidak menggunakan telepon genggam maupun smartwatch saat ujian berlangsung.

“Alhamdulillah, pelaksanaan TKA berjalan tertib. Semua peserta mengikuti arahan dan menjalankan tata tertib dengan baik, termasuk larangan penggunaan gadget atau smartwatch. Mereka menunjukkan sikap jujur dan tanggung jawab selama ujian,” ujar Mujahidin, kepada media, Rabu (12/11).

Ia menambahkan, pelaksanaan TKA bukan hanya sebagai persiapan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi. Namun, menjadi sarana refleksi bagi murid untuk menilai kemampuannya secara murni.

Sekolah dan guru pun aktif memberikan dukungan kepada murid untuk yakin terhadap kemampuan masing-masing. Dengan terselenggarakannya TKA, Mujahidin berharap ke depan dapat menjadi tolak ukur bagi sekolah maupun murid dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami berharap TKA ini menjadi dasar bagi sekolah dalam meningkatkan motivasi belajar murid dan kompetensi guru, membuat murid lebih sadar kalau hasil belajar tidak hanya dilihat dari nilai rapor semata, serta mendorong peran orang tua agar lebih aktif mendampingi anak dalam mencapai tujuan akademik mereka,” imbuhnya.

Dengan terselenggaranya TKA ini, SMAN 1 Simpang Empat berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang jujur, berintegritas, juga  berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan murid dalam menghadapi tantangan pendidikan yang lebih tinggi secara mandiri dan bertanggung jawab.

Sebagai informasi, TKA di jenjang SMA/K sederajat telah terlaksana pada awal November 2025. Kehadiran TKA bertujuan untuk memberikan laporan pelaporan capaian akademik murid dari penilaian yang terstandar. Hal ini sebagaimana tercantum dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025.

Kehadiran TKA menjadi langkah penting dalam menghadirkan standarisasi pendidikan yang selama ini dinilai kurang menyentuh aspek individual. Sebab, pendidikan yang baik memerlukan tolok ukur yang jelas untuk mengukur hasil belajar, dan TKA dapat berfungsi sebagai salah satu indikator tersebut.

Editor : Thomas Priyandoko
#guru #TKA 2025 #Tes Kemampuan Akademik 2025 #pendidikan