Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Mengapa Menkeu Purbaya Sangat Menekankan Disiplin? Jejaknya Ternyata Bermula dari Tahun 1970-an

Dwi Puspitarini • Sabtu, 22 November 2025 | 18:29 WIB

 

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

KALTIMPOST.ID, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menceritakan ke publik tentang masa kecilnya yang penuh disiplin di kawasan Kampus IPB Dramaga.

Cerita ini mencuri perhatian ratusan mahasiswa karena mengungkap sisi personal dirinya yang jarang tersorot.

“Saya dari 1972 sampai 1983 hidup di Kampus IPB Dramaga, Jalan Anggrek nomor 12. Saya ingat, rumah di sini, sekolahnya di Bogor,” ujar Purbaya dalam Kuliah Umum Menteri Keuangan RI di Grha Widya Wisuda, sebagaimana dikutip dari laman IPB, Sabtu (22/11/2025).

Di hadapan peserta, Purbaya mengenang satu kebiasaan yang paling membekas, yaitu bangun sebelum subuh untuk berjalan kaki sejauh dua kilometer menuju titik penjemputan sekolah.

“Setengah lima udah bangun. Jam lima sudah jalan kaki. Dua kilometer dari rumah ke depan (kampus). Makanya saya tinggi, rajin jalan pagi dulu,” kenangnya, disambut tawa para mahasiswa.

Rutinitas sederhana ini, kata Purbaya, menjadi pondasi ketangguhan mentalnya hari ini.

“Itu salah satu hal yang menggembleng saya menjadi cukup teguh menghadapi tantangan. Karena kalau bangunnya telat dan terlambat masuk kelas, repot. Bisa dimarahi guru,” tuturnya.

Dari Masa Kecil ke Konsep Ekonomi Nasional

Dalam acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Alumni (HA) IPB University, Purbaya juga kembali mengangkat konsep Sumitronics atau Sumitro Economics, gagasan yang sering ia suarakan tentang arah ekonomi nasional.

“Konsep ini menekankan pertumbuhan ekonomi cepat, pemerataan manfaat pembangunan, dan stabilitas nasional sebagai tiga pilar utama,” jelasnya.

Berbicara kepada mahasiswa IPB University — generasi yang ia harap menjadi tulang punggung masa depan — Purbaya menitipkan pesan tegas namun penuh dukungan.

Baca Juga: Laporan Dugaan Penggelapan Lahan Plasma PT TSS di Kutai Barat Akhirnya Naik ke Tahap Penyidikan

“Belajar memang tidak gampang, tetapi kalau Anda berhasil, buah manis menunggu Anda di depan. Yang lebih penting, negara menunggu kontribusi Anda,” katanya.

Ia menekankan bahwa Indonesia membutuhkan SDM unggul untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Kita perlu orang-orang pintar lebih banyak lagi. Jadi, teman-teman gen Z yang lagi kuliah, belajar sungguh-sungguh, jangan malas-malasan. Kita perlu Anda untuk mendukung delapan persen terus-terusan ke depan nanti,” tegasnya.

IPB Beri Respons Positif

Rektor IPB University, Prof Arif Satria, menyampaikan apresiasinya atas materi yang dibawakan.

“Pemahaman ekonomi makro dan kebijakan fiskal sangat utama bagi mahasiswa IPB University yang kelak menjadi pengambil kebijakan. Kehadiran Pak Menteri memberikan perspektif nyata mengenai tantangan ekonomi bangsa,” ujarnya. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#Purbaya Yudhi Sadewa #Kampus IPB Dramaga #masa kecil #ipb #Menkeu Purbaya #Gen Z