KALTIMPOST.ID, Menjelang jadwal pencairan gaji bulanan, para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) kembali diingatkan untuk memastikan proses otentikasi digital melalui aplikasi Andal by Taspen dilakukan dengan benar. PT Taspen (Persero) menegaskan bahwa otentikasi merupakan prosedur wajib yang harus dilakukan secara berkala agar pembayaran manfaat pensiun tetap berjalan normal tanpa hambatan.
Dalam penjelasan resminya, Taspen menyampaikan bahwa masih banyak pensiunan yang mengalami kegagalan dalam proses otentikasi, dan sebagian besar disebabkan oleh kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari. Karena itulah, lembaga pengelola dana pensiun ASN tersebut membeberkan empat faktor yang paling sering memicu kegagalan otentikasi di aplikasi Andal by Taspen.
1. Melakukan Otentikasi di Jam-Jam Padat Pengguna
Salah satu penyebab utama terjadinya kegagalan adalah langkah otentikasi yang dilakukan pada jam sibuk biasanya pada pagi hari tanggal 1 setiap bulan. Pada waktu tersebut, ribuan pensiunan melakukan prosedur yang sama secara bersamaan, sehingga aplikasi mengalami lonjakan trafik yang membuat proses menjadi lambat bahkan gagal.
Taspen menyarankan agar pensiunan tidak menunggu sampai hari pertama. Otentikasi dapat dilakukan beberapa hari sebelumnya atau pada jam-jam yang tidak terlalu ramai.
Baca Juga: Cair Tepat Waktu! Gaji Pensiunan PNS Cair 1 Desember 2025, Cek Nominalnya
2. Kondisi Pencahayaan Tidak Memadai Saat Pemindaian Wajah
Tahapan selfie untuk verifikasi wajah sering kali gagal hanya karena kualitas pencahayaan yang buruk. Jika ruangan terlalu gelap, terlalu terang, atau cahaya datang dari belakang, sistem tidak dapat mengenali wajah dengan akurat.
Agar proses berhasil, pensiunan disarankan memilih area yang cukup terang, stabil, dan menghindari sinar matahari langsung yang terlalu menyilaukan kamera.
3. Koneksi Internet Buruk atau Kuota Tidak Mencukupi
Aplikasi Andal by Taspen bekerja secara daring dan membutuhkan koneksi internet yang stabil. Jika sinyal lemah, kuota habis, atau jaringan terputus, proses otentikasi otomatis gagal dan harus diulang dari awal.
Taspen mengimbau pensiunan untuk memastikan kuota internet memadai atau menggunakan jaringan WiFi yang lebih stabil sebelum memulai proses otentikasi.
4. Data Awal Belum Lengkap atau Proses Pendaftaran Belum Selesai
Satu penyebab lain yang kerap luput dari perhatian adalah belum lengkapnya enrollment atau pendaftaran awal data biometrik di sistem Taspen. Jika data dasar belum terekam, aplikasi tidak dapat melakukan verifikasi identitas secara otomatis, sehingga otentikasi gagal.
Dalam situasi seperti ini, pensiunan perlu melakukan perekaman ulang di mitra bayar atau kantor Taspen terdekat.
Baca Juga: Apakah Gaji PPPK Paruh Waktu Bisa Naik Selama Kontrak? Ini Penjelasannya
Konsekuensi Jika Gagal Otentikasi: Gaji Bisa Ditunda
Taspen menegaskan bahwa otentikasi bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan syarat wajib yang membuktikan bahwa penerima pensiun masih berhak menerima manfaat. Jika otentikasi tidak dilakukan sama sekali atau terus-menerus gagal, hak pembayaran dapat dihentikan sementara sampai proses verifikasi berhasil.
Karena itu, pensiunan diminta lebih berhati-hati, memperhatikan tahapan teknis, dan tidak menunda otentikasi hingga mendekati hari pencairan.
Tips dari Taspen Agar Otentikasi Berjalan Lancar
-
Perbarui aplikasi Andal by Taspen ke versi terbaru.
-
Pilih waktu otentikasi yang tidak padat, misalnya siang atau sore hari, dan bukan pada tanggal 1 pagi.
-
Pastikan koneksi internet lancar dan kuota mencukupi sebelum proses dimulai.
-
Cari tempat dengan pencahayaan ideal untuk selfie verifikasi.
-
Jika proses berulang kali gagal, segera datang ke kantor Taspen atau mitra bayar untuk bantuan manual.
Dengan memahami empat penyebab utama dan mengikuti saran teknis yang diberikan, para pensiunan PNS dapat menjalankan proses otentikasi dengan lebih lancar sehingga pencairan gaji bulanan tidak terhambat.
Editor : Ilmidza