Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Nama Zulkifli Hasan Disorot Usai Bencana Banjir Sumatera, Video Lawasnya dengan Harrison Ford Mencuat Lagi, Ada Apa?

Hernawati • Senin, 1 Desember 2025 | 16:59 WIB
Zulkifli Hasan dan Harrison Ford.
Zulkifli Hasan dan Harrison Ford.

KALTIMPOST.ID, Sudah hampir sepekan bencana alam longsor dan banjir bandang terjadi di sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Bencana alam dahsyat ini pun menjadi perhatian masyarakat Tanah Air hingga mancanegara.

Bagaimana tidak, dampak bencana alam ini menelan korban jiwa, membuat ratusan orang kehilangan tempat tinggal, hingga menyebabkan akses jalan dan komunikasi terputus.

Terjadinya bencana besar ini pun membuka kembali pembicaraan mengenai kerusakan hutan dan lemahnya pengawasan terhadap pembukaan lahan di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, yang mengaitkan nama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Sosok yang menjabat Menko Pangan tersebut dituding memiliki andil atas terhadap bencana alam yang terjadi akibat kebijakan perizinan yang ia keluarkan kala masih menjabat Menteri Kehutanan pada 2009-2014.

Di media sosial ramai video Zulkifli Hasan yang ditegur aktor Hollywood sekaligus aktivis lingkungan Harrison Ford.

Video yang merupakan bagian dari dokumenter Years of Living Dangerously dibuat pada September 2013 kala Zulkifli masih menjabat sebagai Menteri Kehutanan di era Kabinet Indonesia Bersatu II.

Dari cuplikan berdurasi sekitar 4 menit 5 detik itu, Ford meninjau Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, yang saat itu mengalami kerusakan parah akibat pembukaan lahan dan kebakaran.

Ia menunjukkan kekhawatirannya atas maraknya aktivitas ilegal yang menurunkan kualitas lingkungan.

“Saya sudah tidak sabar ingin bertemu Menteri Kehutanan,” ucap Ford dengan ekspresi kesal.

Ford kemudian bertemu Zulkifli di kantor Kementerian Kehutanan di Jakarta.

Ia menyoroti bahwa dalam 15 tahun terakhir, sekitar 80 persen hutan Indonesia telah dieksploitasi dan menyisakan hanya sekitar 18 persen kawasan hutan nasional yang masih terjaga.

Ketegangan memuncak ketika Zulkifli merespons salah satu penjelasan sembari tertawa kecil.

Ford lantas menegur dengan nada tajam, “Ini tidak lucu. Hanya 18 persen yang tersisa, kami melihat ada jalan baru, jalan ilegal, penebangan pohon tergeletak di tanah bahkan terbakar di tempat mereka jatuh. Itu menghancurkan, itu memilukan melihatnya, dan Anda melihatnya," tegas Ford.

"Anda berjanji akan menangani itu, resolusi apa yang telah Anda lakukan?" tanyanya tajam.

Zulkifli hanya mengaku terkejut dengan kondisi hutan yang ia lihat, sementara Ford menegaskan bahwa aktivitas pembalakan liar seharusnya dapat dihentikan sejak lama.

“Mereka tidak tiba-tiba datang dari langit. Ada banyak waktu untuk menghentikan pelaku. Stop the activity,” kata Ford.

Editor : Hernawati
#Banjir Sumatera 2025 #zulhas #banjir #sumatera barat #Zulkifi Hasan #harrison ford #bencana alam #taman nasional tesso nilo riau #longsor