Laporan bertajuk “Jeda Tawa di Tengah Ramainya Tren” itu memperlihatkan betapa luasnya minat warganet, dari pejabat negara, musisi yang meninggal dunia, sampai olahraga padel yang mendadak populer.
Dalam kategori pencarian teratas, film Jumbo menduduki posisi puncak setelah menjadi fenomena box office nasional. Nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga melonjak sebagai salah satu tokoh yang paling sering ditelusuri publik. Di kategori musik, lagu “Garam dan Madu” dan “Terbuang Dalam Waktu” menjadi dua dari sekian judul yang menyapu ruang pencarian.
Google mencatat lonjakan tren yang sebelumnya dianggap niche. Budaya Indonesia Timur, misalnya, yang dulunya kurang terekspos, kini menjadi arus utama.
Olahraga padel—yang semula dianggap eksklusif—berubah menjadi olahraga baru paling ingin dicoba. Sementara itu, fitur AI seperti nano-banana menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.
“Topik-topik yang dianggap berat atau hanya tren sesaat ternyata bisa berkembang menjadi fenomena nasional,” kata Feliciana Wienathan, Communication Manager Google Indonesia, saat memaparkan laporan tersebut di Jakarta.
Google menegaskan, pola pencarian tahun ini menunjukkan bahwa warganet Indonesia bukan hanya mengikuti budaya pop global, tetapi juga mengangkat isu lokal, tokoh baru, hingga istilah teknologi yang sebelumnya terdengar asing.
Beragam kategori—mulai dari pertanyaan “Apa itu Stecu?”, resep masakan, daftar film, sampai perlengkapan padel—menjadi gambaran betapa luasnya rasa ingin tahu pengguna internet di Indonesia sepanjang 2025.
Editor : Uways Alqadrie