Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Buntut Dua Debt Collector Tewas: Seratus Orang Tak Dikenal Rusak dan Bakar Warung di Kalibata

Uways Alqadrie • Jumat, 12 Desember 2025 | 07:27 WIB
Api yang membakar warung di sekitar lokasi pengeroyokan mata elang di Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis malam (11/12/2025). (Foto tangkapan layar)
Api yang membakar warung di sekitar lokasi pengeroyokan mata elang di Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis malam (11/12/2025). (Foto tangkapan layar)

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Sekitar seratus orang tak dikenal mendatangi kawasan seberang TMP Kalibata Kamis malam 12 Desember 2025. 

Mereka menyerbu sejumlah warung dan membakar puluhan sepeda motor. Aksi mereka membuat sejumlah warung dan kendaraan terbakar, memaksa warga dan petugas kepolisian bergegas memadamkan dengan alat seadanya. 

Sebelum aksi pembakaran tersebut, dua pria yang dikenal sebagai mata elang atau debt collector tewas setelah menjadi korban pengeroyokan di Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan. 

Satu di antaranya meninggal di tempat pada Kamis sore, sementara rekannya yang sempat kritis di rumah sakit dinyatakan meninggal pada Jumat pagi, 12 Desember 2025.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan keduanya menyerang sejumlah orang setelah menghentikan seorang pengendara motor. 

Dia menyebut bahwa pembakaran warung dan kendaraan di kawasan TMP Kalibata diduga dilakukan oleh sekitar 100 orang tak dikenal.

“Kami sudah mengantisipasi, namun kekuatan pada saat itu tiba-tiba datang, kurang lebih 100 orang merusak warung-warung di sekitar lokasi,” ujar Nicolas.

Ia menegaskan insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material.

Kerabat Korban Kecewa

Kerabat korban, Suban, mengungkapkan kekecewaannya atas aksi main hakim sendiri. 

“Kecewa luar biasa. Adik-adik kami bekerja sesuai aturan. Selama ini kami memberi pemahaman agar mereka mematuhi aturan motor dan mobil,” ujarnya. 

Ia menambahkan, meski kabar pengeroyokan telah viral di grup WhatsApp komunitas mereka, detail awal konflik belum diketahui.

Pedagang Menjerit, Warung Ludes Terbakar

Acoy, pemilik warung sate taichan di lokasi, menyatakan warung semi permanennya habis dilalap api saat hendak buka. Ia mengaku saat kejadian berada di luar lokasi, dan para pekerjanya panik dan lari menyelamatkan diri.

“Baru saja mau mulai buka. Anak buah saya kabur ke mana-mana. Tiba-tiba ada ledakan di belakang,” kata Acoy.

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengatakan hingga kini polisi belum mengamankan pelaku pengeroyokan maupun pembakaran. “Kedua perkara ini akan kami selidiki secara tuntas. Tidak ada korban jiwa dari pembakaran, tapi kerugian materiil cukup besar,” ujarnya.

Editor : Uways Alqadrie
#jakarta selatan #Kriminal Hari Ini #polres jakarta selatan #debt collector babak belur #polda metro jaya #kalibata #debt collector