Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Prabowo Tegaskan Akan Bangun Kembali Rumah yang Hanyut Akibat Bencana di Sumatera

Dwi Puspitarini • Sabtu, 13 Desember 2025 | 16:04 WIB
Presiden Prabowo kunjungi korban bencana di Aceh Tamiang.
Presiden Prabowo kunjungi korban bencana di Aceh Tamiang.

KALTIMPOST.ID, Presiden Prabowo Subianto sudah menyiapkan rencana untuk mengganti semua rumah yang hanyut akibat banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera.

Saat mengunjungi posko pengungsian di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Jumat (12/12/2025), Prabowo meminta masyarakat bersabar karena pemulihan tidak bisa dilakukan secara instan.

“Kita sudah kerahkan puluhan helikopter, puluhan pesawat, ya kita akan atasi ini bersama. Dan kita sudah siapkan juga rencana untuk mengganti semua rumah yang hanyut,” ujar Presiden Prabowo Subianto di hadapan para pengungsi.

Namun, Kepala Negara menekankan bahwa proses pemulihan membutuhkan waktu. Pemerintah, kata dia, memilih bekerja secara menyeluruh dan bertahap agar hasilnya benar-benar terasa oleh masyarakat.

Baca Juga: Kerusakan Lingkungan Dituding Biang Keladi Bencana Sumatera, Ini Kata Pakar dan Respons Pemerintah

“Tapi tentunya kita butuh kesabaran dari bapak-bapak, ibu-ibu sekalian karena tidak bisa kita seketika selesaikan semua itu, ya,” lanjut Prabowo.

Prabowo memastikan jembatan, jalan, hingga aliran listrik menjadi prioritas utama agar aktivitas warga bisa kembali berjalan.

“Kami sudah siapkan rencana semua jembatan akan kita perbaiki, jalan-jalan longsor akan kita tembus, listrik akan kita hidupkan semuanya, dan kalau masih ada kekurangan kita akan kejar atasi bersama, ya,” tutur Prabowo Subianto.

Menurut Prabowo, kunjungannya ke Bener Meriah bertujuan untuk melihat langsung kondisi para pengungsi sekaligus memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai dengan cepat dan tepat.

Baca Juga: Korban Bencana Sumatera Tembus 950 Jiwa, Aceh Catat Angka Tertinggi, Aceh Paling Parah

“Kami hari ini datang untuk melihat keadaan sebenarnya, melihat keadaan ibu-ibu, bapak-bapak sekalian, dan melihat apa yang kami bisa lebih cepat lagi mengirim bantuan. Memang keadaannya sulit, alam sedang kita harus waspada,” kata Prabowo.

 “Tapi percayalah bahwa pemerintah akan bekerja sangat keras, akan berbuat habis-habisan untuk membantu bapak-bapak, ibu-ibu sekalian di sini,” ujar Presiden Prabowo Subianto.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak bencana di Sumatera mencapai skala yang sangat luas. Hingga Jumat malam, 12 Desember 2025, sebanyak 158 ribu rumah dilaporkan mengalami kerusakan.

Rinciannya, 138,5 ribu rumah di Aceh, 8,1 ribu di Sumatera Barat, dan 11,5 ribu di Sumatera Utara. Selain pemukiman, kerusakan juga melanda 1,2 ribu fasilitas umum, 219 fasilitas kesehatan, dan 581 fasilitas pendidikan.

Sebanyak 434 rumah ibadah, 290 gedung atau kantor, serta 145 jembatan turut terdampak banjir bandang dan longsor yang terjadi sejak akhir November.

Jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 995 orang. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut angka tersebut bertambah lima orang dibandingkan sehari sebelumnya.

Selain itu, jumlah korban hilang meningkat menjadi 226 orang, seluruhnya tercatat di Aceh. Sementara jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak masih mencapai 884.889 jiwa.***

Editor : Dwi Puspitarini
#Presiden Prabowo #rumah hanyut #prabowo subianto #banjir sumatera #bnpb