Pemerintah Kabupaten Serang menyiapkan langkah penanganan dengan menggandeng Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian serta instansi terkait untuk melakukan normalisasi sungai. Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan peninjauan teknis telah dilakukan guna menentukan titik pengerukan tahap awal.
Menurut dia, alat berat akan diturunkan di sejumlah lokasi prioritas guna mempercepat surutnya genangan.
“Normalisasi sungai menjadi langkah awal agar aliran air kembali lancar,” kata Ratu saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Cinangka, Minggu, 21 Desember 2025.
Selain penanganan fisik, pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi. Aparat desa, relawan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah diminta menyalurkan bantuan logistik langsung ke rumah warga yang bertahan, terutama lansia dan warga sakit.
Pemerintah daerah juga telah mengoperasikan dapur umum dan menyiapkan anggaran darurat untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Serang mencatat 1.295 kepala keluarga atau 4.449 jiwa terdampak. Selain permukiman, banjir turut merusak ratusan rumah serta sejumlah fasilitas umum, termasuk rumah ibadah dan bangunan sekolah. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Editor : Uways Alqadrie