Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dua Oknum TNI Jadi Tersangka Pembunuhan Wanita di Bawah Jembatan Baubau

Ari Arief • Selasa, 23 Desember 2025 | 14:44 WIB

JASAD: Penemuan jasad wanita di bawah jembatan di Baubau, Sulawesi Tenggara.
JASAD: Penemuan jasad wanita di bawah jembatan di Baubau, Sulawesi Tenggara.

KALTIMPOST.ID,BAUBAU-Penemuan mayat perempuan dalam kondisi mengenaskan di aliran sungai Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara pada Minggu (21/12) siang, akhirnya menemui titik terang.

Korban yang diketahui berinisial Y (23), ditemukan tanpa busana dengan luka-luka yang mencurigakan di bawah sebuah jembatan sekitar pukul 12.30 WITA.

Keberadaan jasad korban kali pertama diketahui oleh seorang pengendara motor yang tengah menepi untuk beristirahat di sekitar lokasi.

Terkejut melihat kondisi korban yang sudah tidak bernyawa, saksi langsung melapor ke pihak berwajib.

Baca Juga: Remaja Putri Bunuh Ibu Kandung di Medan Tewas: Korban Dihujani 20 Tusukan

"Kami segera mengerahkan personel ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan warga dan berkoordinasi dengan polres," jelas Kapolsek Kokalukuna, Iptu Rahmansyah.

Meski sempat ada kesan tertutup dari pihak kepolisian pasca olah TKP, Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, mengonfirmasi adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan visum awal, ditemukan luka robek di leher, luka akibat benda tumpul di kepala, serta bekas luka bakar.

Di lokasi kejadian, petugas juga menyita barang bukti berupa pakaian dalam yang hangus terbakar dan botol berisi sisa bahan bakar minyak (BBM).

Kasus ini kini telah diambil alih oleh Denpom 14/3 Kendari setelah penyelidikan mengarah pada keterlibatan anggota militer.

Baca Juga: Dinilai Mutasi Sepihak dan Tak Sesuai Keahlian, Empat Sopir PT APMR Mengadu ke Disnakertrans PPU

Dua oknum TNI berinisial Prada Y (19) dan Prada Z (19) diduga kuat sebagai pelaku utama atau eksekutor.

Komandan Denpom 14/3 Kendari, Letkol CPM Hariyadi Budaya Pela, mengungkapkan bahwa motif sementara dipicu oleh masalah asmara.

"Prada Y diketahui memiliki hubungan kekasih dengan korban. Saat ini keduanya tengah menjalani pemeriksaan intensif di Subdenpom Baubau untuk pendalaman lebih lanjut," tegas Hariyadi.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#pembunuhan #perempuan #mayat #tni #baubau