KALTIMPOST.ID,SUKABUMI-Sebuah insiden tragis menimpa Juansih (70), seorang warga Kampung Lembursawah, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Korban ditemukan meninggal dunia setelah jatuh ke dalam sumur sedalam tiga meter yang berada di belakang kediamannya pada Selasa (23/12/2025).
Peristiwa ini bermula sekitar pukul 15.10 WIB. Saat itu, korban tengah membersihkan halaman belakang rumahnya.
Diduga karena tidak menyadari keberadaan lubang sumur yang tertutup rimbunnya rumput dan papan kayu yang telah rapuh, korban pun terperosok saat menginjakkan kaki di atasnya.
Baca Juga: Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, Berikut Lima Posko Istirahat di Kotim bagi Jamaah
Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Jampangkulon segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan warga pada pukul 15.30 WIB.
Namun, proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan karena petugas mendeteksi adanya ancaman gas beracun di dalam sumur tersebut.
Baca Juga: Belajar dari Kasus Balita Sukabumi, Ini 5 Tanda Cacingan pada Anak yang Sering Diabaikan Orang Tua
"Tim di lapangan menghadapi kendala berupa uap gas berbahaya di dasar sumur. Sebagai langkah keselamatan, kami melakukan teknik ventilasi atau pengipasan terlebih dahulu untuk membuang gas tersebut sebelum personel turun ke bawah," jelas Komandan Pos Damkar Jampangkulon, Lelan Priatman.
Setelah area dinyatakan steril, lima personel Damkar diturunkan untuk mengangkat tubuh korban. Proses evakuasi yang berlangsung selama sekitar 50 menit tersebut akhirnya selesai pada pukul 16.20 WIB dengan dukungan dari Polsek Jampangkulon dan aparat desa setempat.
Sayangnya, saat berhasil dievakuasi ke permukaan, Juansih dinyatakan telah meninggal dunia.
Menanggapi kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan rumah, terutama keberadaan sumur tua.
Warga diminta memastikan setiap lubang atau sumur ditutup secara permanen dengan material yang kuat guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa di masa mendatang.(*)
Editor : Thomas Priyandoko