KALTIMPOST.ID, MAKASSAR — Karier militer Irfan Amir memasuki fase baru. Perwira TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer 2000 itu mendapat promosi jabatan yang mengantarkannya menyandang pangkat jenderal bintang satu.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menugaskannya sebagai Perwira Tinggi Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat Tingkat II bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia mulai Desember 2025.
Irfan Amir dikenal sebagai perwira dengan latar belakang panjang di Komando Pasukan Khusus. Sebagian besar perjalanan dinasnya dihabiskan di lingkungan Korps Baret Merah. Lahir di Jeneponto, Sulawesi Selatan, pada 7 Desember 1978, ia merupakan perwira satu angkatan dengan Agus Harimurti Yudhoyono di Akademi Militer Magelang.
Setelah menamatkan pendidikan dasar kemiliteran, Irfan melanjutkan pendidikan dan penugasan di Kopassus. Satuan ini menjadi rumah pertamanya sebagai perwira muda berpangkat Letnan Dua.
Ia kemudian berpindah tugas ke sejumlah satuan Kopassus, termasuk Grup 3, dengan jabatan terakhir sebagai Wakil Komandan Batalyon 32.
Pengalaman staf dan teritorial juga mewarnai perjalanan kariernya. Ia pernah bertugas sebagai Pabanda di lingkungan Satuan Intelijen Kopassus, mengemban tugas pembinaan teritorial, hingga dipercaya sebagai Kepala Seksi Personel di Grup B Pasukan Pengamanan Presiden.
Pada 2019, Irfan menjabat Komandan Kodim 1425/Jeneponto, daerah asalnya, dan dikenal aktif mendorong kegiatan pelestarian lingkungan.
Setelah itu, ia kembali ke Kopassus dan menduduki posisi Wakil Asisten Teritorial Komandan Jenderal Kopassus. Pada November 2023, Irfan Amir dikukuhkan sebagai Komandan Grup 1 Kopassus, satuan yang pernah menjadi tempat pengabdiannya di awal karier.
Upacara serah terima jabatan dipimpin Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi di Markas Kopassus, Cijantung.
Dalam berbagai penugasan operasi, Irfan tercatat pernah terlibat dalam misi di Aceh, Papua, serta beberapa penugasan luar negeri. Ia juga pernah menjadi bagian dari Satgas Namengkawi dan satuan tugas di wilayah Kodam VII/Wirabuana. “Lebih dari 70 persen penugasan saya berada di lingkungan Kopassus,” ujarnya suatu waktu.
Ayah tiga anak ini dikenal memiliki minat pada olahraga sepak bola. Namun, dalam keseharian sebagai prajurit, ia menekankan disiplin, loyalitas, dan kehormatan sebagai nilai utama.
Baca Juga: Panglima TNI Mutasi 187 Perwira: Dua Ajudan Presiden Prabowo Naik Bintang
Prinsip itu pula yang kerap ditekankan pimpinan Kopassus dalam setiap rotasi jabatan: menjaga kedaulatan negara dan melindungi rakyat sebagai mandat utama prajurit TNI.
Dengan promosi jabatan terbarunya, Irfan Amir menambah daftar perwira tinggi TNI asal Sulawesi Selatan yang menapaki jenjang kepemimpinan strategis di tubuh Angkatan Darat.
Editor : Uways Alqadrie