KALTIMPOST.ID, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa proses distribusi Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) bagi warga terdampak bencana di tiga wilayah, yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), kini sudah melampaui angka 80 persen menjelang pergantian tahun.
Gus Ipul menjelaskan, penyaluran di Aceh menjadi yang tertinggi dengan capaian sekitar 88 persen. Namun, ia tak menampik adanya hambatan di lapangan, terutama soal akses internet, keterbatasan listrik, serta wilayah terpencilyang sulit dijangkau.
Bantuan yang diberikan berupa BLTS senilai Rp900 ribu per keluarga penerima manfaat, dicairkan dalam tiga tahap, masing-masing Rp300 ribu per bulan. Penyalurannya dilakukan melalui PT Pos, bank-bank Himbara, serta layanan antar langsung bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Untuk wilayah Sumut, realisasi BLTS telah mencapai sekitar 81,84 persen, mencakup lebih dari 464 ribu KPM. Sementara itu, di Sumbar, bantuan tersalurkan hampir 84 persen, atau sekitar 225 ribu keluarga penerima.
Meski progresnya sudah tinggi, Gus Ipul menegaskan penyaluran tetap dipercepat hingga penerima manfaat benar-benar menerima haknya. Ia juga memastikan distribusi terus dipantau agar tidak ada warga terdampak yang terlewat.
Program BLTS ini menjadi salah satu upaya pemerintah menjaga daya beli dan keberlangsungan hidup masyarakat di tengah situasi pemulihan perekonomian, sekaligus target penyaluran sebelum tahun anggaran 2025 resmi berakhir.
Editor : Ilmidza