Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Perjalanan Pembunuh Anak Politikus PKS di Cilegon: Dari Untung Kripto Miliaran hingga Dikejar-kejar Hutang Ratusan Juta

Uways Alqadrie • Senin, 5 Januari 2026 | 16:41 WIB

HA, pelaku pembunuh anak politikus PKS di Cilegon. (FOTO: IST)
HA, pelaku pembunuh anak politikus PKS di Cilegon. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, CILEGON – Kepolisian Daerah Banten mengungkap latar belakang kejahatan pembunuhan terhadap anak seorang politikus PKS di Cilegon yang dilakukan tersangka HA (31). 

Perjalanan hidup pelaku pembunuh Muhammad Axel Harman Miller (9) disebut berubah drastis setelah terjerat utang ratusan juta rupiah akibat kegagalan investasi aset kripto.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Banten Kombes Dian Setyawan menjelaskan, HA awalnya bermain kripto melalui aplikasi perdagangan digital dengan modal sekitar Rp400 juta. 

Modal tersebut berasal dari tabungan bersama istrinya. Dalam perjalanannya, investasi itu sempat berkembang pesat hingga menghasilkan keuntungan sekitar Rp4 miliar.

Namun, keuntungan besar tersebut justru mendorong pelaku terus melakukan transaksi lanjutan. Alih-alih berhenti, HA kembali mempertaruhkan seluruh dananya hingga akhirnya mengalami kerugian besar.

Setelah mengalami kekalahan, HA berupaya menutup kerugiannya dengan meminjam uang dari berbagai sumber. Polisi mencatat, pelaku meminjam Rp700 juta dari salah satu bank, Rp70 juta dari koperasi, serta Rp50 juta melalui pinjaman online. 

Seluruh dana itu kembali digunakan untuk bermain kripto, namun kembali berujung kerugian.

Kondisi keuangan keluarga HA pun semakin terpuruk. Tekanan ekonomi tersebut mendorong pelaku mengambil jalan pintas dengan melakukan pencurian di rumah-rumah mewah di Kota Cilegon secara acak.

Aksi pencurian pertama dilakukan di rumah seorang politikus PKS di Perumahan BBS III, Ciwaduk, pada 16 Desember 2025. Dalam peristiwa itu, pelaku dipergoki oleh anak pemilik rumah. 

Kejadian tersebut berujung pada pembunuhan terhadap korban berinisial MAHM (9) yang ditusuk di dalam kamar.

Usai kejadian tersebut, pelaku kembali melakukan pencurian di rumah milik mantan anggota DPRD Cilegon bernama Rois di wilayah Ciwedus pada 28 Desember 2025. 

Dalam aksi itu, pelaku berhasil membawa kabur sejumlah perhiasan, namun gagal mengambil brankas.

Merasa belum puas, HA kembali mendatangi rumah yang sama pada 2 Januari 2026 dengan tujuan membobol brankas. Namun, aksinya kembali gagal setelah diketahui oleh pembantu rumah tangga.

Pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah polisi menangkap HA. Hasil pemeriksaan laboratorium forensik menunjukkan pisau yang digunakan pelaku terdapat bercak darah korban. 

Penyidik juga menemukan jejak percakapan WhatsApp antara pelaku dan istrinya, di mana HA mengaku putus asa dengan kondisi ekonomi dan berniat melakukan pencurian.

Polisi menegaskan, seluruh rangkaian kejahatan tersebut dipicu oleh tekanan ekonomi akibat utang dan kegagalan investasi kripto.

 

Editor : Uways Alqadrie
#polres cilegon #Anak politikus PKS dibunuh #pembunuhan sadis #anak politikus PKS