Pernyataan itu disampaikan Roy saat menjadi narasumber dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa, 13 Januari 2026. Ia mengakui pernah menjadi kader partai politik, namun menegaskan status tersebut tidak berkaitan dengan isu ijazah Jokowi yang kini bergulir.
Roy juga menepis narasi adanya “orang besar” yang berada di balik kasus tersebut. Menurut dia, tudingan semacam itu harus disertai dengan kejelasan identitas. Ia menantang pihak yang menyebut adanya aktor kuat untuk menyampaikan nama secara terbuka.
Sebelumnya, Joko Widodo menyampaikan keyakinannya bahwa tuduhan ijazah palsu dan wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sarat muatan politik. Jokowi menyebut ada agenda besar yang digerakkan oleh figur berpengaruh di balik isu tersebut.
Meski demikian, Jokowi tidak merinci siapa sosok yang dimaksud. Ia hanya menyebut publik sudah dapat menilai sendiri dinamika politik yang terjadi di balik tudingan tersebut.
Editor : Uways Alqadrie