Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kalahkan Harga ke Jakarta, Tiket Kotabaru - Banjarbaru Rp 1,4 Juta Diprotes, DPRD dan Dishub Minta Lion Group Evaluasi

Thomas Dwi Priyandoko • Kamis, 15 Januari 2026 | 16:57 WIB
Pesawat tujuan Kotabaru-Banjarmasin dinilai mahal dan memberatkan masyarakat calon penumpang. (Foto; Dok/JawaPos)
Pesawat tujuan Kotabaru-Banjarmasin dinilai mahal dan memberatkan masyarakat calon penumpang. (Foto; Dok/JawaPos)

KALTIMPOST.ID, KOTABARU – Lonjakan harga tiket pesawat rute Kotabaru–Banjarbaru yang mencapai Rp1,4 juta menuai protes luas dari berbagai kalangan masyarakat.

Padahal kedua kota tersebut masih dalam satu provinsi yang sama, yakni Kalimantan Selatan.

Jika dilihat dari Google Maps, jarak antara Bandara Syamsudin Noer di Banjarbaru dengan Bandara Gusti Syamsir Alam Airport Kota Baru sejauh 294 kilometer.

Penerbangan yang tersedia untuk menghubungkan kedua bandara ini adalah Wings Air dengan harga tiket Rp 1.364.117, dikutip dari Tiket.com. Sementara sebaliknya Rp 1.453.402.

Baca Juga: BMKG Beri Peringatan Dini, Pesisir Kaltim Terancam Pasang Laut hingga 2,9 Meter

Harga tiket pesawat Kotabaru-Banjarbaru ini mengalahkan harga tiket Banjarmasin-Jakarta yang dibanderol Rp 1.201.395.

Keluhan tersebut pung akhirnya dibahas dalam rapat kerja antara DPRD Kotabaru, Dinas Perhubungan (Dishub), dan perwakilan Lion Group di Gedung DPRD Kotabaru, Senin (12/1/2026) sore.

Dalam forum tersebut, legislatif dan pemerintah daerah sepakat mendesak maskapai untuk meninjau ulang tarif penerbangan yang dinilai memberatkan warga.

Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi, menyebut tingginya harga tiket justru membuat keberadaan bandara tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Bandara sudah ada, pesawat tersedia, tetapi masyarakat kesulitan mengaksesnya karena harga tiket terlalu mahal. Ini ironi yang harus segera dicarikan jalan keluar,” ujar Abu Suwandi.

Baca Juga: Tak Melulu Lewat Jalur Utama, Ini 6 Rute Alternatif Jogja–Dieng yang Wajib Dicoba

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kotabaru, H. Kadir. Ia menilai kebijakan tarif saat ini tidak hanya merugikan penumpang, tetapi juga berdampak pada rendahnya tingkat keterisian pesawat.

“Informasi yang kami terima, dalam satu penerbangan hanya terisi sekitar 20 sampai 25 penumpang. Kalau harga diturunkan ke kisaran Rp800 ribu hingga Rp900 ribu, pesawat bisa terisi jauh lebih banyak,” ungkapnya.

Menurut Kadir, strategi penurunan tarif justru berpotensi meningkatkan pendapatan maskapai karena okupansi penerbangan lebih optimal.

“Daripada kursi kosong dengan tarif tinggi, lebih baik harga diturunkan agar pesawat penuh,” tambahnya.

Dari pihak eksekutif, Kepala Dishub Kotabaru Khairian Anshari menegaskan bahwa kemampuan ekonomi masyarakat Kotabaru untuk transportasi udara berada di bawah angka satu juta rupiah.

“Secara psikologis, masyarakat masih bisa menerima jika harga tiket di bawah Rp1 juta. Kami memperkirakan sekitar 60 hingga 65 persen warga akan kembali menggunakan pesawat jika tarif tersebut bisa diterapkan,” jelas Khairian.

Baca Juga: Peta Investasi Asing di Kaltim: Ini Dia Tiga Teratas Daerah Terbesar

Menanggapi berbagai masukan tersebut, perwakilan Lion Group Kotabaru, Rian, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi DPRD dan pemerintah daerah ke manajemen pusat.

“Seluruh masukan sudah kami catat. Kami akan berkoordinasi dengan Area Manager Kalimantan dan menyampaikannya ke kantor pusat, termasuk usulan uji coba penurunan harga dalam satu hingga dua bulan,” kata Rian.

DPRD Kotabaru menegaskan akan mengambil langkah lanjutan jika belum ada keputusan konkret. Salah satunya dengan melakukan kunjungan langsung ke kantor pusat maskapai di Jakarta guna memastikan aspirasi masyarakat Bumi Saijaan benar-benar mendapat perhatian serius.

Rapat kerja tersebut turut dihadiri jajaran DPRD Kotabaru, Kepala Dishub Kotabaru, Kepala Diskominfo Kotabaru, serta perwakilan Lion Group.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#kalimantan selatan #kotabaru #kalsel #banjarmasin #transportasi #wings air #pesawat #banjarbaru #perhubungan