KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah mendalami rekam jejak aktivitas mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), selama masa jabatannya. Fokus penyelidikan mengarah pada kegiatan RK di mancanegara serta asal-usul pendanaannya, guna memastikan apakah biaya tersebut bersumber dari kas negara atau berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan iklan di sebuah bank daerah.
Baca Juga: Profil dan Tampang Aziza Al Ahmadi, Pengusaha UEA yang Kirim Kain Kiswah Kakbah ke Jeffrey Epstein
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa penyidik bakal memanggil sejumlah saksi yang dianggap relevan untuk mengklarifikasi aktivitas tersebut. Salah satu nama yang muncul dalam radar pemanggilan adalah artis Aura Kasih, menyusul foto-foto yang sempat viral di media sosial.
"Informasi yang berkembang di publik menjadi bahan tambahan bagi penyidik untuk memperdalam pemeriksaan terkait aktivitas-aktivitas tersebut," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakartam Rabu (4/2/2026).
Baca Juga: Penyebab OTT KPK di Banjarmasin Terungkap, Dugaan Main Mata dalam Restitusi Pajak
Selain urusan perjalanan dinas, lembaga antirasuah juga menaruh perhatian serius pada transaksi penukaran mata uang asing (valas) yang dilakukan RK dalam kurun waktu 2021 hingga 2024. Nilai transaksi tersebut ditaksir mencapai miliaran rupiah dan dilakukan berulang kali, baik di dalam maupun luar negeri.
Sebelumnya, pada akhir tahun 2025, Ridwan Kamil telah memberikan keterangan sebagai saksi dan secara tegas menepis tuduhan keterlibatan dalam kasus korupsi iklan bank BUMD.
Ia juga membantah adanya aliran dana ke sejumlah figur ataupun pembelian aset mewah berupa mobil antik. Meski demikian, KPK menegaskan bahwa penyidikan kasus ini masih sangat dinamis dan berpotensi terus berkembang.(*)
Editor : Hernawati