KALTIMPOST.ID, Nama Arya Iwantoro ikut menjadi perhatian publik setelah unggahan istrinya, Dwi Sasetyaningtyas, memicu polemik di media sosial. Arya terseret dalam perbincangan lantaran ia dikenal sebagai alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan(LPDP) yang kini berkarier di luar negeri.
Awalnya, isu mencuat dari unggahan terkait paspor Inggris anak mereka. Namun, diskusi publik kemudian meluas pada persoalan nasionalisme hingga kewajiban pengabdian penerima beasiswa negara setelah menyelesaikan studi.
Dari sisi akademik, Arya merupakan lulusan S1 Teknik Kelautan Institut Teknologi Bandung (ITB) angkatan 2013. Ia melanjutkan studi magister di Utrecht University dan meraih gelar Master of Science pada 2016 dengan konsentrasi Coastal Dynamics and Fluvial Systems.
Tak berhenti di situ, Arya juga menyelesaikan program doktor (PhD) di universitas yang sama pada 2022. Disertasinya berjudul Morphodynamics of Channel Networks in Tide-Influenced Deltas, yang mengkaji dinamika morfologi jaringan kanal di wilayah delta pasang surut. Bidang keahliannya mencakup proses pesisir, sedimentasi, hidrodinamika, serta pendekatan nature-based solutions dalam teknik lingkungan.
Secara profesional, sejak Januari 2025 Arya diketahui menjabat sebagai Senior Research Consultant di School of Biological and Marine Sciences, University of Plymouth. Ia tergabung dalam Coastal Marine Applied Research (CMAR), menangani proyek konsultasi komersial dan riset berbasis pemodelan numerik, termasuk kajian interaksi gelombang dan arus serta dinamika morfologi pesisir.
Sebelumnya, pada 2022–2024, ia juga tercatat sebagai peneliti postdoktoral di University of Exeter dengan fokus riset dampak perubahan iklim terhadap ekosistem mangrove, khususnya dinamika karbon tanah dan stabilitas garis pantai.
Selain kiprah akademik internasional, Arya juga menjadi salah satu pendiri Lingkari Institute sejak 2020, lembaga yang bergerak di bidang konservasi sungai dan laut melalui pendekatan riset dan edukasi lingkungan.
Di tengah polemik, publik turut menyoroti aturan 2N+1 yang mengatur kewajiban pengabdian bagi penerima beasiswa LPDP. Isu yang beredar menyebut Arya telah menetap di Inggris dalam beberapa tahun terakhir. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak LPDP terkait status tersebut.
Kontroversi sendiri bermula dari unggahan Dwi Sasetyaningtyas pada 21 Februari yang membagikan kebahagiaan atas kewarganegaraan Inggris anak-anaknya. Meski telah menyampaikan permintaan maaf, perbincangan mengenai Arya dan statusnya sebagai alumni LPDP masih menjadi perhatian publik.
Editor : Ilmidza