KALTIMPOST.ID, Friderica Widyasari Dewi resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026–2031 oleh Komisi XI DPR RI.
Setelah penetapan ini, perhatian publik juga tertuju pada harta Friderica Widyasari Dewi yang tercatat puluhan miliar rupiah.
Penetapan Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK dilakukan usai rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun menyampaikan keputusan tersebut di hadapan awak media.
"Untuk Ketua (OJK) Ibu Frederica Widyasari Dewi," ungkap Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu malam.
Menurut Misbakhun, DPR memilih Friderica Widyasari Dewi karena dinilai mampu menunjukkan kinerja positif saat menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt.) Ketua OJK.
"Kepada teman-teman sekalian alasannya kami sudah memutuskan tadi di dalam secara musyawah mufakat," ucapnya.
Ia juga menilai Friderica mampu merespons berbagai persoalan penting di sektor keuangan dalam waktu singkat.
"Kemudian dasar pertimbangan kami banyak salah satu pertama bahwa kenapa kita menetapkan kembali Ibu Kiki (Friderica) karena dalam periode yang pendek beliau bisa memberikan respon yang positif terhadap beberapa persoalan fundamental," katanya.
Hasil uji kelayakan calon Dewan Komisioner OJK ini rencananya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR pada Kamis (12/3/2026).
Baca Juga: Akhir Pelarian Jimmy Lie, Buronan Kakap Kasus Korupsi PTSL Diringkus di Malaysia
Rincian Harta Kekayaan dalam LHKPN
Harta kekayaan Friderica Widyasari Dewi didominasi oleh kepemilikan aset properti di lokasi-lokasi strategis. Berikut rincian lengkapnya:
- Tanah dan Bangunan (Total Rp 82,8 Miliar) Aset ini tersebar di 10 lokasi, di antaranya:
- Jakarta Selatan (4 lokasi): Aset terbesar senilai Rp 22 miliar.
- Tangerang Selatan: Rp 11 miliar.
- Bogor: Rp 2,25 miliar.
- Yogyakarta: Rp 6 miliar.
- Badung, Bali: Rp 5 miliar.
- Bekasi (2 unit apartemen): Total sekitar Rp 1,3 miliar.
- Alat Transportasi & Kas
- Mobil: Mercedes Benz Sedan (2018) senilai Rp 700.000.000.
- Harta Bergerak Lainnya: Rp 2.355.000.000.
- Kas dan Setara Kas: Rp 1.197.522.288.
Baca Juga: Crazy Rich Ahmad Sahroni Pilih Donasikan Seluruh Gaji di DPR hingga Akhir Jabatan, Ini Alasannya!
Profil Singkat Friderica Widyasari Dewi
Friderica Widyasari Dewi lahir di Cepu, Jawa Tengah, pada 28 November 1975. Ia menempuh pendidikan S1 Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan melanjutkan S2 keuangan di California State University, Fresno, Amerika Serikat.
Pada 2019, ia menyelesaikan program doktor di UGM dengan predikat cumlaude.
Sebelum dikenal di sektor jasa keuangan, Friderica pernah terjun ke dunia hiburan. Ia sempat menjadi model dan bermain dalam beberapa sinetron, seperti:
- Angling Dharma
- Panji Manusia Millenium
- Selendang Sutera Biru
Ia juga pernah menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan pada 2008.
Baca Juga: Peringati Hari Perempuan Internasional, Menteri PPPA Desak Pengesahan RUU PPRT
Riwayat Karier Friderica Widyasari Dewi
Beberapa jabatan penting yang pernah dipegang Friderica antara lain:
- Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK (2022–2027)
- Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (2020–2022)
- Direktur Utama KSEI (2019–2020)
- Direktur Keuangan KSEI (2015–2019)
- Direktur Pengembangan BEI (2009–2015)
- Sekretaris Perusahaan BEI (2008–2009)
- Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan (2006–2008)