Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Gapimdo Dukung Program Makan Bergizi Gratis! Tribuana: Bisa Serap 16 Juta Tenaga Kerja

Uways Alqadrie • Senin, 16 Maret 2026 | 12:03 WIB

Tribuana
Tribuana
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pengusaha Mitra Dapur Indonesia (DPP GAPIMDO) menyatakan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN). 

Program tersebut dinilai memiliki dampak besar, tidak hanya bagi kesehatan generasi muda tetapi juga terhadap pergerakan ekonomi nasional.

Ketua Umum DPP Gapimdo MS Tribuana, mengatakan program MBG memiliki tujuan strategis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab sebagai fondasi menuju Indonesia Emas.

Baca Juga: Setelah Miliki 6 Jari, Video Benjamin Netanyahu Minum Kopi Diduga Pakai AI Tingkat Tinggi

Menurutnya, program ini perlu terus disosialisasikan hingga tingkat masyarakat paling bawah agar pemahaman masyarakat tidak setengah-setengah.

“Edukasi kepada masyarakat penting dilakukan agar tujuan dan manfaat program MBG dapat dipahami secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia menambahkan, skema pemberian makanan bergizi bagi anak sebenarnya bukan hal baru di dunia. Sejumlah negara telah menerapkannya sejak puluhan tahun lalu, di antaranya Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Korea Selatan, Jepang, India, Tiongkok, Vietnam, dan Thailand.

Selain manfaat kesehatan, Gapimdo juga menilai program MBG memiliki dampak ekonomi yang sangat luas. Tribuana menyebut, keberadaan dapur MBG di berbagai daerah berpotensi membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah besar.

Diperkirakan sekitar 3,3 juta orang terlibat langsung dalam operasional dapur MBG di seluruh Indonesia, mulai dari tenaga relawan hingga pekerja dari mitra dapur.

Tak hanya itu, efek ekonomi tidak langsung juga dirasakan oleh berbagai sektor pendukungnya. 

Baca Juga: Tutup Safari Ramadhan, Pemkot Balikpapan Ingatkan Warga Jaga Kebersihan dan Hindari Panic Buying

Diantaranya petani padi, petani sayur dan buah, peternak ayam dan sapi, pedagang bahan pangan, hingga industri pengolahan seperti roti dan susu. 

Jumlah tenaga kerja yang terlibat secara tidak langsung diperkirakan mencapai 12,9 juta orang.

Gapimdo menilai jika program MBG dapat dikelola secara profesional oleh BGN, maka dalam beberapa tahun ke depan dampaknya terhadap perekonomian nasional bisa semakin terasa. Bahkan, mereka memperkirakan program tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional hingga 2,5–3 persen dalam tiga hingga lima tahun mendatang.

“Jika peredaran uang di masyarakat meningkat, daya beli pun ikut tumbuh. Ini akan memperkuat perekonomian nasional secara bertahap,” jelasnya.

Oleh karena itu, Gapimdo juga mendorong BGN untuk terus melakukan pelatihan terhadap para mitra dapur MBG.

Baca Juga: Rute Internasional Bangkit, Penumpang Luar Negeri Tumbuh Awal 2026

Pembinaan tersebut mencakup pelatihan bagi penjamah makanan, pengelolaan limbah, hingga penyediaan standar kebersihan dan sanitasi melalui Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Dengan pengelolaan yang baik, Gapimdo berharap program MBG benar-benar dapat menjamin kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak Indonesia sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia di masa depan.

Editor : Uways Alqadrie
#Makan Bergizi Gratis (MBG) #Badan Gizi Nasional (BGN) #Program makan bergizi gratis (MBG) #DPP GAPIMDO