Sebelum puncak arus balik, petugas telah menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas sejak 22 hingga 23 Maret. Di antaranya penerapan contraflow dan one way lokal secara bertahap, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyebut, skema nasional tersebut sudah dikoordinasikan dengan Kementerian Perhubungan, Jasa Marga, dan Jasa Raharja.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali pada tanggal puncak guna menghindari kemacetan panjang.
Selain itu, masyarakat diminta memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 26–28 Maret. Dengan begitu, arus balik bisa lebih tersebar dan tidak menumpuk dalam satu waktu.
Editor : Uways Alqadrie