KALTIMPOST.ID, Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kabupaten Tulungagung, Jumat (10/4/2026) malam, menyeret Gatut Sunu Wibowo. Bupati Tulungagung itu langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
OTT KPK Tulungagung ini menambah daftar panjang kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi melalui operasi senyap lembaga antirasuah tersebut. Hingga kini, detail perkara yang menjerat Gatut masih belum diungkap.
Melansir dari rmol.id, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan operasi tersebut. “Benar (KPK OTT Bupati Tulungagung, Sunu Wibowo),” ujar Fitroh singkat.
Usai diamankan, Gatut langsung diterbangkan ke Jakarta. Ia tiba di Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu (11/4) sekitar pukul 06.50 WIB.
Baca Juga: Kawal Kasus Muara Kate, Pusham FH Unmul Ajukan Amicus Curiae untuk Integritas Peradilan
Saat tiba, Gatut terlihat mengenakan jaket dan topi hitam. Ia dikawal ketat oleh aparat kepolisian dan penyidik KPK. Tidak ada pernyataan yang disampaikan kepada awak media.
OTT KPK Tulungagung ini disebut turut mengamankan total 16 orang. Namun, hingga pagi hari, belum terlihat pihak lain yang dibawa ke Gedung KPK.
Seorang juru bicara KPK, Budi Prasetyo menyampaikan, "Pagi ini, Tim membawa Bupati Tulungagung ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bupati tiba di Gedung KPK Merah Putih sekitar pkl. 06.50 WIB, dan langsung dilakukan pemeriksaan intensif."
Saat ini, seluruh pihak yang terjaring OTT KPK Tulungagung masih menjalani pemeriksaan intensif. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka. ***
Editor : Dwi Puspitarini