KALTIMPOST.ID, LUBUKLINGGAU – Kasus pembunuhan dipicu sengketa warisan menggemparkan warga Lubuklinggau. Seorang pria bernama Sugiansyah (36) tewas setelah mengalami sejumlah luka tusuk yang diduga dilakukan oleh kerabatnya sendiri.
Peristiwa berdarah itu terjadi saat korban tengah memantau pembangunan rumahnya di kawasan Batu Urip, Lubuklinggau Utara II.
Baca Juga: Viral Pemalakan di Tanah Abang! Preman Beraksi, Sopir Bajaj Dipalak Rp100 Ribu
Di hadapan istri dan anak-anaknya, korban diserang hingga tak berdaya. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawanya tidak tertolong.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku diduga masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Konflik dipicu persoalan pembagian harta warisan dengan nilai mencapai Rp1 miliar.
Di lingkungan tempat tinggalnya, korban dikenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. Tetangga menyebut korban kerap menyapa dan aktif bersosialisasi dengan warga sekitar, bahkan ikut kegiatan ronda saat momen Lebaran lalu.
Salah seorang warga mengaku sempat bertemu korban beberapa jam sebelum kejadian. Tak lama berselang, terlihat beberapa orang mendatangi rumah kontrakan korban menggunakan mobil, sebelum akhirnya tragedi itu terjadi pada malam harinya.
Insiden terjadi Jumat (10/4/2026) di kawasan Batu Urip, Lubuklinggau Utara II. Saat itu korban tengah meninjau pembangunan rumahnya bersama istri dan anak. Tiba-tiba pelaku datang dan terlibat cekcok yang berujung penusukan.
Informasi yang dihimpun, konflik dipicu pembagian warisan senilai sekitar Rp1 miliar. Pelaku, yang disebut masih sepupu korban, diduga meminta bagian hingga 20 persen. Namun permintaan itu tidak dipenuhi, sehingga memicu pertikaian.
Dalam kondisi emosi, pelaku kemudian menyerang korban dengan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami lima luka tusuk di bagian tubuh. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.
Baca Juga: Stok Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton 2026, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah RI
Sejumlah saksi menyebut, sebelum kejadian, korban dan pelaku memang sempat berselisih terkait warisan tersebut. Bahkan, beberapa orang diduga mendatangi rumah korban menggunakan mobil, sebelum insiden terjadi.
Istri korban berharap seluruh pelaku yang terlibat dapat segera ditangkap. Ia menyebut jumlah pelaku lebih dari satu orang dan meminta polisi menindak tegas semua pihak yang
terlibat.
Editor : Uways Alqadrie