KALTIMPOST.ID, Apakah Anda termasuk penerima bantuan sosial (bansos)? Kini masyarakat bisa dengan mudah mengecek status penerimaan bansos secara online. Pengecekan dapat dilakukan melalui situs resmi maupun aplikasi yang disediakan pemerintah.
Cukup menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Anda sudah bisa mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak. Berikut langkah-langkahnya:
Cara Cek Bansos Lewat Website
1. Pertama, buka situs resmi Kementerian Sosial Republik Indonesia di alamat cekbansos.kemensos.go.id.
2. Selanjutnya, masukkan NIK sesuai KTP.
3. Isi kode captcha yang muncul di layar.
4. Setelah itu, klik tombol “Cari Data”.
Hasil pencarian akan menampilkan informasi berupa nama penerima, status desil, serta keterangan apakah Anda menerima bansos atau tidak.
Cara Cek Bansos Lewat Aplikasi
Selain melalui website, pengecekan juga bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos di ponsel.
Unduh aplikasi tersebut, lalu masuk menggunakan akun yang sudah terdaftar. Jika belum memiliki akun, pilih opsi “Buat Akun Baru” dan lengkapi data yang diminta, seperti nomor KK, NIK, nama lengkap, nomor telepon, email, username, dan password.
Pengguna juga diminta mengunggah foto KTP serta swafoto sambil memegang KTP sebagai verifikasi. Setelah semua data dipastikan benar, lanjutkan proses pendaftaran hingga selesai.
Setelah akun aktif, login ke aplikasi, lalu pilih menu “Cek Bansos”. Masukkan NIK dan klik “Cari Data”. Informasi yang muncul sama seperti di website, yaitu nama, status desil, dan status penerimaan bantuan.
Baca Juga: Bansos April 2026 Cair! Ini Cara Mudah Cek Nama Anda Hanya Pakai HP
Mengenal Status Desil
Dalam sistem penyaluran bansos, pemerintah menggunakan istilah desil untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Penilaian ini didasarkan pada berbagai faktor sosial ekonomi, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi tempat tinggal, hingga kepemilikan aset.
Desil dibagi menjadi 10 kelompok, masing-masing mewakili 10 persen populasi. Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah, sedangkan desil 10 adalah yang tertinggi.
Penerima bantuan sosial umumnya berasal dari desil 1 hingga 4 atau kelompok 40 persen terbawah. Sementara itu, desil 5 masih berpeluang mendapatkan bantuan tertentu seperti PBI-JK.
Status desil ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai kondisi ekonomi keluarga. Jika data dirasa tidak sesuai, masyarakat dapat melakukan pembaruan melalui kantor desa, kelurahan, dinas sosial, atau melalui aplikasi Cek Bansos.
Nantinya, data tersebut akan diverifikasi dan dihitung ulang secara berkala oleh Badan Pusat Statistik.
Cara Cek Status Desil di Aplikasi
- Untuk mengetahui status desil, buka aplikasi Cek Bansos dan login ke akun Anda.
- Pilih menu “Profil”, lalu informasi terkait peringkat kesejahteraan keluarga akan ditampilkan.
- Angka yang muncul menunjukkan posisi desil Anda dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
- Selain itu, pengguna juga dapat melihat data anggota keluarga yang terdaftar dalam sistem tersebut.