KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Insiden kebakaran terjadi beruntun di dua kompleks asrama polisi dalam kurun waktu dua hari terakhir. Setelah peristiwa di Ciledug, Tangerang, api kembali muncul di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (17/4/2026).
Kebakaran terbaru melanda Gedung Blok O di kompleks asrama yang berada di dekat Polsek Kalideres. Api pertama kali terlihat sekitar pukul 11.10 WIB dan dengan cepat membesar hingga melahap bagian lantai paling atas bangunan.
Baca Juga: 5 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Masih Bisa Damai, Polisi Buka Peluang Restorative Justice
Kobaran api disertai asap hitam pekat sempat memicu kepanikan penghuni. Sejumlah warga berusaha menyelamatkan barang berharga, sementara sebagian lainnya hanya bisa menyaksikan tempat tinggal mereka hangus dilalap si jago merah.
Material atap yang didominasi kayu dan triplek diduga mempercepat perambatan api. Beberapa bagian bangunan bahkan sempat runtuh dan menimpa kendaraan yang terparkir di bawah, termasuk sebuah mobil yang mengalami kerusakan pada bagian atas.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan sekitar pukul 11.06 WIB langsung bergerak ke lokasi. Sebanyak delapan unit mobil damkar dan puluhan personel dikerahkan untuk menjinakkan api.
Insiden kebakaran juga terjadi lebih dulu di kompleks Asrama Polri Ciledug, tepatnya di Jalan Bhayangkara, Sudimara Barat, Kota Tangerang, Kamis (16/4/2026) sore.
Peristiwa itu ditandai dengan munculnya asap hitam pekat dari bagian atap rumah warga, disertai bau hangus yang menyebar hingga ke sekitar permukiman. Warga pun berbondong-bondong keluar rumah untuk melihat langsung kejadian tersebut.
Baca Juga: 8 Korban Helikopter PK-CFX di Sekadau Teridentifikasi, 1 WNA Malaysia Jadi Korban
Salah satu warga, Arum, mengungkapkan api mulai terlihat sekitar pukul 16.00 WIB. Tak berselang lama, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
“Sekitar jam empat sore mulai terbakar, tidak lama kemudian petugas datang,” ujarnya.
Namun, proses pemadaman sempat terkendala. Akses jalan yang sempit membuat mobil pemadam sulit menjangkau titik api. Di sisi lain, angin yang cukup kencang mempercepat penyebaran api ke bagian bangunan lainnya.
Editor : Uways Alqadrie