KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Wacana penggabungan atau fusi antara Partai Gerindra dan Partai NasDem yang sempat ramai diperbincangkan publik dipastikan tidak memiliki dasar. Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan hingga kini tidak pernah ada pembicaraan terkait hal tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (21/4). Ia menyebut kabar yang beredar justru membuat pihaknya heran lantaran tidak pernah ada komunikasi resmi antar kedua partai mengenai isu tersebut.
Baca Juga: Viral Isu Pangkopassus Gampar Orang Istana, Kopassus Tegaskan Hoaks Tanpa Bukti
“Tidak ada pembahasan sama sekali. Kami juga bingung isu itu muncul dari mana,” ujarnya.
Menurut Dasco, klarifikasi yang lebih dulu disampaikan oleh pihak NasDem sudah cukup menjelaskan situasi sebenarnya. Ia menilai tidak perlu ada spekulasi lanjutan terkait kabar yang belum tentu kebenarannya itu.
Di sisi lain, NasDem melalui Wakil Ketua Umum Saan Mustopa juga menyampaikan hal senada. Ia mengaku terkejut dengan mencuatnya isu fusi tersebut. Bahkan, kata dia, pembahasan di internal partai pun belum pernah dilakukan.
Saan menegaskan saat ini NasDem masih memprioritaskan konsolidasi internal, baik di tingkat pusat maupun daerah. Fokus tersebut dinilai lebih penting dibandingkan membicarakan wacana penggabungan dengan partai lain.
Baca Juga: Tito Karnavian Warning Kepala Daerah: Korupsi dan Pemborosan Bisa Hancurkan Kepercayaan Publik
“Belum ada pembahasan khusus. Kami masih fokus memperkuat struktur dan konsolidasi partai,” jelasnya.
Seperti diketahui, sebelumnya pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sempat memicu spekulasi politik.
Namun, kedua pihak memastikan hubungan yang terjalin sebatas komunikasi politik biasa, bukan mengarah pada fusi partai.
Editor : Uways Alqadrie