Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bansos Bakal Dipotong dan Anggaran Dialihkan? Gus Ipul: Menyesatkan!

Dwi Puspitarini • Minggu, 26 April 2026 | 08:03 WIB
Gus Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Gus Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

KALTIMPOST.ID, Belakangan ini, masyarakat diresahkan oleh beredarnya kabar mengenai pemotongan dana bantuan sosial.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, angkat bicara soal maraknya hoaks bansos tersebut.

Gus Ipul memastikan bahwa seluruh bantuan tetap disalurkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ia membantah keras narasi yang menyebut adanya pemotongan nominal hingga pengalihan anggaran ke program lain.

Baca Juga: Cek Kalender Mei 2026 Resmi SKB 3 Menteri: Ini Daftar Libur Nasional, Cuti Bersama, dan Long Weekend

Pihak Kementerian Sosial (Kemensos) pun mengaku tidak akan tinggal diam. Gus Ipul menegaskan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan informasi menyesatkan di media sosial yang masuk dalam kategori penipuan.

"Banyak berita hoax di medsos. Menyesatkan masyarakat. Bisa masuk katagori penipuan. Kemensos akan terus menyisir dan meluruskan kabar tak bertanggung jawab tersebut. Salah satunya meneruskan ke aparat penegak hukum," ujar Gus Ipul, Sabtu (26/5).

Pemerintah berkomitmen menjaga amanah dalam penyaluran bansos. Gus Ipul menjamin tidak akan ada pengurangan hak bagi masyarakat penerima manfaat (KPM), baik dari sisi jumlah orang maupun nominal uang yang diterima.

"Yang benar, bansos tidak akan dikurangi. Baik jumlah penerimanya maupun nominal yang harus diterima oleh masyarakat. Tidak ada pengalihan anggaran bansos untuk program lain," tegas Gus Ipul.

Baca Juga: Bansos April 2026 Cair! Ini Cara Mudah Cek Nama Anda Hanya Pakai HP

Waspada Modus Penipuan Bansos

Modus yang sering digunakan pelaku adalah dengan mengatasnamakan Kementerian Sosial dan menjanjikan bantuan melalui akun tidak resmi. Masyarakat diminta waspada jika ada pihak yang meminta data pribadi atau sejumlah uang.

Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan agar terhindar dari hoaks bansos:

·       Verifikasi Sumber: Selalu cek informasi melalui kanal komunikasi resmi pemerintah.

·       Jangan Berbagi Data: Abaikan jika ada akun yang meminta data pribadi atau pengiriman sejumlah uang (transfer).

·       Abaikan Tautan Mencurigakan: Jangan mengklik link tidak jelas yang menjanjikan pencairan bantuan instan.

"Kalau menerima informasi soal bansos, cek dulu sumbernya. Jangan langsung percaya, apalagi kalau diminta mengirim data pribadi, transfer uang, atau mengikuti tautan yang tidak jelas," tambahnya.

Bagi masyarakat yang ragu atau menemukan indikasi penipuan dana bansos, Kemensos telah menyediakan layanan pengaduan dan informasi dua arah.

Baca Juga: Deretan Amalan Haji yang Tak Boleh Terlewatkan Menurut Kemenag, Ada yang Sering Dianggap Sepele

Layanan ini mencakup pertanyaan seputar bantuan reguler hingga program Sekolah Rakyat:

1.    Call Center: Hubungi nomor 021 171.

2.    WhatsApp Resmi: Kirim pesan ke nomor 08877 171 171.

Gus Ipul mengajak masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan kejanggalan di lapangan.

Langkah tegas ini diambil demi melindungi hak warga agar tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Kami ingin masyarakat terlindungi. Jangan sampai ada warga yang dirugikan karena percaya informasi palsu. Bansos adalah hak masyarakat yang memenuhi kriteria, dan negara hadir untuk memastikan bantuan itu sampai sebagaimana mestinya," pungkas Gus Ipul.***

Baca Juga: El Rumi dan Syifa Hadju Menikah Hari Ini, Ahmad Dhani Bocorkan Kedatangan Presiden Prabowo Subianto

Editor : Dwi Puspitarini
#Penipuan Dana Bansos #penyaluran bansos #hoaks #gus ipul #hoaks bansos