Tegur Ibu Aniaya Anak di Stasiun Depok, Anggota TNI Dikeroyok 3 Orang

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Minggu, 26 April 2026 | 19:03 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Insiden kekerasan terjadi di kawasan Stasiun Depok Baru pada Jumat (24/4/2026) malam. Seorang anggota TNI AD berpangkat Peltu berinisial EY diduga menjadi korban pengeroyokan setelah menegur seorang ibu yang kedapatan memukul anaknya di area stasiun.

Peristiwa bermula saat korban melihat aksi kekerasan terhadap anak di lokasi. Niat menengahi justru berujung petaka. Suami dari ibu tersebut tidak terima ditegur, hingga memicu cekcok yang berujung aksi penganiayaan terhadap korban.

Baca Juga: Hasil Moto3 Spanyol 2026: Pembalap Indonesia Veda Ega Melejit dari Posisi 17 ke 6

Dari hasil penyelidikan awal, aparat kepolisian menduga pengeroyokan dilakukan oleh tiga orang. Korban dilaporkan mengalami luka memar di sejumlah bagian tubuh akibat kejadian tersebut.

Pihak Polres Metro Depok kini masih memburu para pelaku berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Kasus ini tengah dalam penanganan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

Baca Juga: Kronologi Kekerasan di Daycare Jogja: 13 Orang Jadi Tersangka, Puluhan Bayi Jadi Korban

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan di ruang publik, sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengendalian emosi serta penyelesaian masalah tanpa kekerasan.

Editor : Uways Alqadrie
anggota TNI dianiaya kekerasan terhadap anak di Depok stasiun Depok Baru kekerasan terhadap anak