Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PT KAI Tegaskan Tanggung Jawab Penuh untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi

Dwi Puspitarini • Selasa, 28 April 2026 | 07:14 WIB
Tim Basarnas melakukan evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi TImur. (Basarnas)
Tim Basarnas melakukan evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi TImur. (Basarnas)

KALTIMPOST.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan dukungan penuh akan diberikan, mulai dari proses pemulihan kesehatan hingga jaminan perlindungan bagi korban  kecelakaan kereta Bekasi Timur.

Dalam insiden kecelakaan kereta Bekasi Timur yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL, fokus penanganan kini diarahkan pada keselamatan penumpang, perawatan korban luka, serta pendampingan kepada keluarga yang masih mencari informasi.

Seiring perkembangan penanganan kecelakaan kereta Bekasi Timur, KAI menegaskan komitmennya untuk hadir langsung membantu korban dan memastikan kebutuhan mendesak dapat dipenuhi.

Vice President Corporate Communications PT KAI, Anne Purba, mengatakan perusahaan akan menanggung berbagai kebutuhan korban sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tersebut.

Baca Juga: Daftar 9 Kereta yang Jadwalnya Dibatalkan KAI Usai Tabrakan KRL-KA Argo Bromo di Bekasi Timur

"Semuanya pasti akan kami siapkan. KAI pasti akan bertanggung jawab dari sisi baik penyembuhan, asuransi, dan yang lainnya. Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab untuk itu," kata Vice President Corporate Communications PT KAI Anne Purba dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Selasa dini hari.

Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa penanganan pascakecelakaan tidak berhenti pada evakuasi, melainkan berlanjut pada pemulihan kondisi korban dan dukungan lanjutan bagi keluarga yang terdampak.

Ratusan Penumpang Berhasil Dievakuasi

Dalam proses evakuasi, KAI memastikan seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berada di rangkaian berhasil diselamatkan.

Data penumpang yang berhasi dievakuasi 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dinyatakan selamat dan telah dievakuasi. Lalu 38 penumpang KRL Commuter Line berhasil dievakuasi dan mendapat penanganan medis.

Baca Juga: Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur: Kronologi Awal hingga Korban Terus Bertambah

Anne Purba menjelaskan korban luka telah dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

"38 orang penumpang KRL ini sudah kami evakuasi dan diteruskan ke rumah sakit terdekat, ada di Primaya, RSUD, dan juga dua rumah sakit lainnya di sekitar Stasiun Bekasi," ungkap Anne Purba.

Untuk memudahkan pencarian informasi, KAI juga membuka jalur pengaduan bagi keluarga korban yang belum mendapatkan kabar dari anggota keluarganya.

Kanal informasi yang disiapkan, yaitu Posko pengaduan di Stasiun Bekasi Timur serta Call center KAI 121.

Langkah ini dilakukan agar keluarga korban dapat memperoleh informasi resmi secara cepat dan tidak bergantung pada kabar yang belum terverifikasi.***

Baca Juga: Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi

Editor : Dwi Puspitarini
#kecelakaan kereta Bekasi Timur #tabrakan kereta Bekasi Timur #korban kecelakaan kereta Bekasi #stasiun Bekasi Timur #pt kai