KALTIMPOST.ID, LAMPUNG - Aksi pelarian Bahroni, pelaku pencurian sepeda motor bersenjata api yang menewaskan Bripka Anumerta Arya Supena, akhirnya berakhir. Pria yang selama beberapa hari diburu aparat itu tewas setelah terlibat baku tembak dengan tim gabungan Polda Lampung, Jumat pagi (15/5).
Penggerebekan dilakukan di kawasan Teluk Hantu, Desa Pagar Jaya, Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran. Polisi yang sebelumnya mengantongi informasi lokasi persembunyian pelaku langsung bergerak melakukan penyergapan sekitar pukul 05.00 WIB.
Namun saat hendak diamankan, Bahroni disebut melakukan perlawanan menggunakan senjata api. Kontak tembak pun tak terhindarkan. Dalam insiden tersebut, tersangka roboh setelah terkena tembakan aparat.
Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf membenarkan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut. Jenazah pelaku telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk proses lebih lanjut.
“Pelaku sudah berhasil diamankan. Saat proses penangkapan terjadi baku tembak,” ujarnya kepada awak media.
Selain melumpuhkan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor dan senjata api yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah Bripka Arya Supena tewas ditembak di bagian kepala saat memergoki aksi pencurian motor di depan sebuah toko roti di Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, Bandar Lampung, Sabtu (9/5) lalu.
Baca Juga: Ayu Aulia Akui Ngelantur di Bawah Obat Bius, Pengakuan soal Bupati R Ternyata Halusinasi
Saat itu korban disebut sempat bergulat dengan pelaku sebelum akhirnya ditembak dari jarak dekat. Peristiwa tersebut memicu pengejaran besar-besaran oleh aparat kepolisian hingga pelaku akhirnya berhasil ditemukan beberapa hari kemudian.
Editor : Uways Alqadrie