KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Mutasi besar kembali terjadi di lingkungan TNI dan Kementerian Pertahanan. Salah satu nama yang mendapat penugasan baru adalah Letnan Jenderal TNI Agus Widodo yang kini dipercaya mengemban jabatan sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).
Sebelumnya, perwira tinggi TNI Angkatan Darat berpangkat bintang tiga itu menjabat Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan. Penunjukan Agus Widodo sebagai orang nomor dua di BIN dibenarkan pihak Kemhan.
Baca Juga: Profil Lengkap Marsda TNI Muzafar, Mantan Pilot Presiden Kini Jadi Pangkogabwilhan II
Karier militer Agus Widodo dikenal cukup panjang dan lekat dengan pasukan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Pria kelahiran Bojonegoro, Jawa Timur, 17 Januari 1974 tersebut merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1995 dari kecabangan infanteri.
Selama berdinas di TNI, Agus Widodo pernah menduduki sejumlah posisi penting.
Ia sempat menjabat Komandan Batalyon 21 Grup 2 Kopassus, kemudian dipercaya menjadi Komandan Sekolah Para Pusat Pendidikan Pasukan Khusus. Kariernya terus menanjak hingga pernah mengisi posisi Wakil Asisten Perencanaan Danjen Kopassus.
Pengalaman panjang di satuan elite serta bidang strategi pertahanan membuat Agus Widodo dinilai memiliki kapasitas kuat di bidang intelijen dan keamanan nasional.
Penempatannya sebagai Wakil Kepala BIN disebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan sektor intelijen negara.
Selain dikenal berpengalaman di lapangan, Agus Widodo juga tercatat pernah terlibat dalam berbagai penugasan strategis TNI. Kiprahnya di lingkungan pertahanan dan keamanan membuat namanya cukup diperhitungkan di kalangan internal militer.
Baca Juga: Mutasi Terbaru TNI AD, AL, AU: Ini Nama-Nama Perwira Tinggi yang Naik Jabatan
Penugasan baru ini sekaligus menambah daftar jenderal berlatar Kopassus yang menduduki posisi penting di pemerintahan dan lembaga strategis nasional.
Dalam perjalanan kariernya, Agus Widodo sempat dipercaya menjadi Sekretaris Pribadi Kepala Staf Angkatan Darat (Sespri KSAD). Setelah itu, ia menduduki posisi Wakil Asisten Operasi Kodam Iskandar Muda sebelum dipercaya memimpin Brigade Infanteri 4/Dewa Ratna.
Pengalamannya semakin lengkap ketika menjabat Perwira Menengah Ahli Golongan IV Kopassus bidang Nubika. Tak lama kemudian, Agus dipercaya menjadi Komandan Resimen Induk Kodam XII/Tanjungpura pada periode 2019 hingga 2021.
Kariernya terus menanjak. Pada 2021, Agus Widodo mendapat amanah sebagai Wakil Komandan Pusat Latihan Tempur Kodiklatad. Dua tahun berselang, ia dipercaya memimpin Korem 174/Anim Ti Waninggap di Papua Selatan.
Baca Juga: Pengumuman untuk Pembegal di Jakarta! Polda Metro Bentuk Tim Pemburu Begal 24 Jam
Jabatan teritorial itu menjadi batu loncatan menuju posisi lebih strategis di Mabes AD. Agus kemudian diangkat sebagai Wakil Asisten Operasi KSAD Bidang Kesiapan Operasi sebelum akhirnya dipercaya menjabat Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan pada Mei 2025.
Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 terkait mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan TNI.
Perwira tinggi TNI AD tersebut tercatat mengikuti berbagai pendidikan khusus sejak awal karier militernya.
Agus Widodo menempuh Susarcab Infanteri pada 1996, kemudian mengikuti Pendidikan Para Dasar, Pendidikan Komando, hingga Pendidikan Terjun Bebas Militer atau Military Free Fall.
Tak berhenti di situ, ia juga menjalani Pendidikan Para Utama atau Jump Master dan Pendidikan Pandu Udara (Pathfinder).
Agus kemudian melanjutkan pendidikan pengembangan melalui Selapa Infanteri serta Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2009.
Kariernya yang terus berkembang membuat Agus Widodo kembali mengikuti Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI) pada 2018. Empat tahun kemudian, ia menuntaskan Program Pendidikan Reguler Angkatan LXIV Lemhannas RI pada 2022.
Selain pendidikan militer, Agus Widodo juga memiliki latar akademik sipil. Ia meraih gelar sarjana Ilmu Hubungan Internasional dari Universitas Jenderal Achmad Yani pada 2010.
Setelah itu, ia menyelesaikan pendidikan magister di bidang Kajian Wilayah Eropa pada Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia pada 2022.
Kini, Agus Widodo akan mendampingi Kepala BIN Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra dalam memimpin lembaga intelijen negara. Dengan komposisi tersebut, pucuk pimpinan BIN saat ini sama-sama diisi tokoh berlatar pasukan elite Kopassus.
Muhammad Herindra sendiri merupakan lulusan terbaik Akademi Militer 1987 dan peraih Adhi Makayasa dari kecabangan infanteri Kopassus.
Sebelum menjadi Kepala BIN, Herindra pernah menjabat Wakil Komandan Jenderal Kopassus, Danjen Kopassus, hingga Wakil Menteri Pertahanan saat mendampingi Prabowo Subianto.
Editor : Uways Alqadrie