Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

PKH dan BPNT Kembali Cair Bertahap Mulai 18 Mei 2026, Sejumlah Bansos Lain Menyusul

Dwi Puspitarini • Senin, 18 Mei 2026 | 15:29 WIB
Ilustrasi bansos 2026.
Ilustrasi bansos 2026.

KALTIMPOST.ID - Pencairan bantuan sosial atau bansos tunai diperkirakan kembali berjalan mulai Senin, 18 Mei 2026. Setelah penyaluran terlihat lebih lambat pada akhir pekan, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua kembali menjadi bantuan yang paling dinantikan masyarakat. Pemerintah disebut melanjutkan penyaluran secara bertahap melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), terutama bagi penerima yang hingga pekan lalu belum mendapatkan bantuan.

Sejumlah penerima manfaat dari bank penyalur seperti Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Mandiri dilaporkan masih menunggu proses pencairan yang terus berjalan. Sementara itu, penyaluran BPNT melalui Bank BNI dan BRI disebut belum sepenuhnya merata di berbagai daerah. Meski begitu, bantuan PKH melalui kedua bank tersebut masih terus disalurkan secara bertahap kepada penerima yang telah terdaftar.

Masyarakat penerima bansos diminta rutin mengecek saldo rekening KKS masing-masing karena proses distribusi dilakukan bergelombang. Dalam beberapa kasus, bantuan masuk pada waktu yang berbeda meskipun berada di wilayah yang sama. Kondisi ini membuat banyak keluarga penerima manfaat terus memantau perkembangan pencairan setiap harinya.

PKH dan BPNT Tahap Kedua Masih Menjadi Fokus Penyaluran

Program PKH dan BPNT tahap kedua masih menjadi fokus utama penyaluran bantuan sosial pada Mei 2026. Kedua bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah kondisi ekonomi yang masih menekan daya beli.

PKH merupakan bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga penerima manfaat dengan kategori tertentu seperti ibu hamil, lansia, anak sekolah hingga penyandang disabilitas. Sementara BPNT disalurkan untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat melalui saldo bantuan yang dapat digunakan membeli bahan pokok.

Baca Juga: Bansos PKH, BPNT dan PIP Mulai Cair, Warga di Sejumlah Daerah Diminta Cek Saldo KKS

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap menyesuaikan proses validasi data dan kesiapan masing-masing bank penyalur. Karena itu, tidak semua penerima mendapatkan bantuan pada hari yang sama. Pemerintah juga terus mengingatkan masyarakat agar memastikan data kependudukan dan rekening penerima tetap aktif untuk menghindari kendala pencairan.

Selain mengecek saldo melalui ATM atau agen bank, sebagian penerima manfaat juga memanfaatkan pendamping sosial untuk memperoleh informasi terkait jadwal pencairan di wilayah masing-masing. Pendamping sosial biasanya membantu memastikan bantuan diterima oleh keluarga yang benar-benar terdaftar dalam data penerima.

PIP, YAPI dan BLT Dana Desa Juga Mulai Disalurkan

Selain PKH dan BPNT, bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih terus disalurkan di sejumlah daerah. Bantuan ini diberikan kepada siswa SD, SMP hingga SMA yang memenuhi syarat sebagai penerima bantuan pendidikan dari pemerintah.

Penyaluran PIP dilakukan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) dan jadwal pencairannya dapat berbeda di setiap sekolah maupun daerah. Sebagian siswa menerima bantuan per semester, sementara lainnya mendapat pencairan satu kali dalam setahun sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, bantuan Atensi Yatim Piatu (YAPI) juga mulai kembali cair meski belum merata di seluruh wilayah. Bantuan ini diberikan kepada anak yatim piatu yang terdaftar sebagai penerima manfaat dan membutuhkan dukungan sosial dari pemerintah.

Baca Juga: Bansos Bakal Dipotong dan Anggaran Dialihkan? Gus Ipul: Menyesatkan!

Bantuan lain yang juga mulai disalurkan pada Mei 2026 adalah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT Dana Desa). Penyalurannya dilakukan berdasarkan kebijakan masing-masing pemerintah desa sehingga jadwal pencairannya bisa berbeda-beda. Ada desa yang menyalurkan bantuan setiap dua bulan sekali, namun ada juga yang mencairkan bantuan sekaligus untuk beberapa bulan.

BLT Dana Desa umumnya diberikan kepada keluarga miskin ekstrem yang belum menerima bantuan rutin seperti PKH atau BPNT. Karena jumlah kuota penerimanya terbatas, proses penyaluran biasanya disesuaikan dengan hasil musyawarah dan pendataan di tingkat desa.

Meski pencairan bansos pada Mei 2026 dinilai lebih lambat dibanding periode sebelumnya, masyarakat berharap distribusi bantuan kembali berjalan lancar pada pekan ini. Pemerintah juga terus mendorong agar penyaluran bantuan dilakukan tepat sasaran sehingga dapat membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi ekonomi yang masih belum stabil.***

Editor : Dwi Puspitarini
#bantuan sosial #pkh #bpnt #bansos #BLT