KALTIMPOST.ID, Muhammad Firdaus Ahlan, jamaah haji asal Indonesia, dilaporkan hilang di Makkah, Arab Saudi, sejak Jumat pagi, 15 Mei 2026, waktu Arab Saudi (WAS).
Firdaus diketahui merupakan jamaah asal Jakarta yang tergabung dalam kloter JKG 27 Rombongan 1 dari KBIH Imam Bonjol.
Per hari ini (21/5/2026), jamaah berusia 73 tahun tersebut telah hilang selama 7 hari. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pun masih terus berupaya melakukan pencarian intensif.
Ketua Bidang Media Center Haji PPIH Arab Saudi Ichsan Marsha mengatakan, Firdaus terakhir terlihat keluar dari hotel pada Jumat pagi, 15 Mei 2026 sekitar pukul 09.04 waktu Arab Saudi.
“Kami memastikan proses pencarian dilakukan secara serius, menyeluruh, dan terus berlanjut hingga saat ini,” ujarnya di Media Center Haji Makkah, Rabu (20/5/2026), dilansir dari berbagai sumber.
PPIH pun langsung membentuk tim pencarian untuk menyisir area hotel, kawasan Masjidil Haram, jalur-jalur sekitar pemondokan, hingga rumah sakit di Makkah dan wilayah sekitarnya.
Tim Perlindungan Jemaah (Linjam) juga diterjunkan untuk memperluas pencarian.
Selain itu, PPIH telah berkoordinasi dengan kepolisian Arab Saudi dan membuat laporan resmi kehilangan guna mempercepat pelacakan di lapangan.
Kronologi Jamaah Haji Indonesia Hilang di Makkah, Jumat (15/5/2026):
- Jumat, 15 Mei 2026 pagi, jemaah haji asal Jakarta, Muhammad Firdaus Ahlan (73), terakhir terlihat di hotel sektor 9 Misfalah, Makkah. Saat itu, ia meminta istrinya, Nafsiah Nawan, menyiapkan pakaian untuk salat Jumat.
- Setelah menyiapkan baju koko putih dan sarung kotak-kotak hitam, Nafsiah kembali ke kamarnya untuk beristirahat usai menjalani umrah wajib sehari sebelumnya. Saat itu, Firdaus masih berada di kamar bersama rekan sekamarnya.
- Berdasarkan rekaman CCTV hotel, Firdaus keluar dari hotel sekitar pukul 09.04 waktu Arab Saudi. Ia terlihat berjalan pelan, sempat bersalaman dengan penjaga hotel, lalu bertanya arah menuju masjid sebelum berjalan ke arah kanan dari pintu hotel.
- Saat meninggalkan hotel, Firdaus tidak membawa identitas penting seperti ponsel, kartu nusuk, paspor, maupun tas selempang. Ia hanya mengenakan gelang haji yang berisi identitas jemaah.
- Sore harinya sekitar pukul 16.00 WAS, Nafsiah mendatangi kamar sang suami. Namun, rekan sekamar Firdaus menyebut ia belum kembali sejak siang hari.
- Nafsiah langsung panik dan melaporkan kejadian itu kepada ketua kloter serta petugas layanan perlindungan jemaah (linjam).
- Setelah laporan diterima, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersama petugas haji lainnya segera melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar area pemondokan serta wilayah sekitar Makkah.
- Hingga kini, keberadaan Muhammad Firdaus Ahlan yang tergabung dalam kloter JKG 27 masih terus ditelusuri oleh petugas haji Arab Saudi. (*)