KALTIMPOST.ID, JAKARTA- Polda Metro Jaya mulai menindaklanjuti laporan dugaan intimidasi yang menyeret nama Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rozario Marshal. Laporan tersebut diajukan sejumlah organisasi masyarakat Islam terkait dugaan ancaman terhadap Ilma Sani Fitriana, putri penulis Ahmad Bahar.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, setiap laporan masyarakat akan diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku. Polisi kini melakukan tahap awal penyelidikan dengan meminta klarifikasi dari pelapor, meneliti barang bukti, hingga melakukan pendalaman di lokasi kejadian.
Menurut Budi, laporan yang baru diterima itu masih dalam tahap penyelidikan awal. Setelah seluruh bahan dan keterangan dikumpulkan, penyidik akan menentukan apakah perkara tersebut dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan.
Baca Juga: Heboh Pocong Duduk di Tapos Depok, Polisi Pastikan Penampakan Viral Itu Rekayasa Digital
Kasus ini mencuat setelah koalisi ormas Islam melaporkan dugaan intimidasi yang disebut melibatkan Hercules bersama sejumlah anggota GRIB Jaya. Dalam laporan itu, Ilma Sani mengaku mengalami tekanan hingga ancaman saat berada di markas organisasi tersebut.
Polda Metro menegaskan belum dapat menyampaikan banyak detail lantaran proses hukum masih berjalan. Namun, polisi memastikan setiap laporan yang masuk akan ditangani secara profesional dan sesuai mekanisme yang berlaku.
Sebelumnya, isu dugaan intimidasi itu menjadi sorotan publik setelah beredar pengakuan korban terkait dugaan penodongan pistol hingga ancaman verbal. Di sisi lain, pihak GRIB Jaya telah membantah seluruh tuduhan yang diarahkan kepada organisasi maupun ketuanya.
Editor : Uways Alqadrie