Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Akibat Dibully, Siswa SMP di Bandar Lampung Tusuk Teman Sendiri Pakai Pisau Dapur

Thomas Priyandoko • Rabu, 27 Mei 2026 | 08:12 WIB
Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Ist)
Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Ist)

 

KALTIMPOST.ID-Seorang siswa SMP Negeri 44 Bandar Lampung berinisial KAS (13) nekat menusuk teman sekolahnya sendiri berinisial V (13).

Polisi mengungkap aksi tersebut dipicu dugaan perundungan yang kerap dialami pelaku dari korban.

Kapolresta Bandar Lampung, Alfret Jacob Tilukay, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku sering menjadi sasaran ejekan korban, termasuk hinaan terkait kondisi orang tuanya.

“Pengakuannya, dia sering dibully korban. Bahkan ada ejekan yang menyangkut kondisi orang tuanya,” ujar Alfret, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Kompak Turun di Raja Emas Indonesia dan Lakuemas, Cek Harga Emas Perhiasan 24 Karat Hari Ini 27 Mei 2026

Alfret pun menjabarkan kronologi penusukan itu. Peristwa tersebut terjadi setelah keduanya terlibat perkelahian.

Saat cekcok berlangsung, korban disebut sempat memiting pelaku hingga akhirnya KAS mengeluarkan pisau dapur yang sudah dibawanya sebelum menusuk korban.

“Ketika berkelahi, pelaku sempat dipiting korban lalu mengeluarkan pisau dan menusukkannya,” katanya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan dalam kejadian tersebut. Pisau itu diketahui dipinjam pelaku dari temannya sebelum insiden terjadi.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, KAS tidak ditahan karena usianya masih di bawah 14 tahun. Saat ini, pelaku dikembalikan kepada orang tuanya sambil menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Bukan Hanya Mengurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Turut Mengalirkan Manfaat bagi Usaha Nasabah

“Pelaku tidak ditahan karena usianya belum genap 14 tahun. Saat ini sudah kami kembalikan kepada orang tuanya sambil proses pemeriksaan berjalan,” jelas Alfret.

Kepolisian memastikan penanganan kasus ini dilakukan melalui mekanisme diversi sesuai Undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Sementara itu, korban masih menjalani perawatan medis akibat luka tusuk di bagian punggung dan pinggang.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#siswa smp tusuk teman sendiri #kenakalan remaja #bullying anak sekolah