Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Ikut Sikat Begal di Kaltim, Kemenhan Tegaskan TNI Jalankan Misi OMSP

Ari Arief • Rabu, 27 Mei 2026 | 16:21 WIB
TUMPAS BEGAL: TNI bantu polisi menumpas begal yang meresahkan warga masyarakat.(ist)
TUMPAS BEGAL: TNI bantu polisi menumpas begal yang meresahkan warga masyarakat.(ist)

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam membantu memberantas aksi begal yang marak di Jakarta dan berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kaltim, merupakan bagian resmi dari tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Langkah konkret ini diperkuat dengan adanya instruksi langsung dari Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang menugaskan Batalyon Infanteri (Yonif) TP di berbagai daerah untuk melindungi masyarakat dari tindak kriminalitas.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait menjelaskan, pelibatan prajurit dalam patroli dan pengamanan bersama Polri ini murni untuk menjaga situasi ibu kota tetap kondusif. Langkah ini merespons tindakan Kodam Jaya yang sebelumnya telah mengerahkan batalyon tempur ke jalanan.

Baca Juga: Sebut Masyarakat Minang ‘Barbar’, Abu Janda Resmi Dilaporkan IKM ke Bareskrim Polri

“Pada prinsipnya, tugas utama penegakan hukum tetap berada pada Polri. Namun dalam konteks OMSP, TNI juga memiliki tugas membantu pemerintah daerah dan membantu Polri sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Rico saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (27/5).

Rico menambahkan, diterjunkannya personel TNI ke lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman yang instan kepada warga. Upaya preventif ini dilakukan melalui patroli bersama dan sosialisasi secara humanis.

Meski pemburu tempur TNI ikut turun tangan, Kemenhan menjamin tidak akan ada gesekan kewenangan di lapangan. TNI dipastikan tetap bergerak dalam batasan baku dan mengedepankan koordinasi ketat dengan Korps Bhayangkara.

Baca Juga: Dijanjikan Rp 15 Juta, Dua Pelajar SMK di Bontang Diduga Nekat Jadi Kurir Sabu Hampir 1 Kilogram  

“Tentu seluruh pelaksanaannya tetap mengedepankan profesionalisme, koordinasi dengan Polri, serta pendekatan humanis sesuai aturan yang berlaku,” tegas jenderal bintang satu tersebut.

Lewat sinergi taktis antara TNI dan Polri ini, Kemenhan optimistis penanganan aksi begal yang meresahkan masyarakat di Jakarta dapat ditekan secara maksimal.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#OMSP #begal #tni #polisi