KALTIMPOST.ID, MARTAPURA – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang dua desa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Akibat kejadian tersebut, puluhan rumah warga mengalami kerusakan.
Peristiwa itu terjadi di Desa Benua Anyar, Kecamatan Astambul, serta Desa Pematang Baru, Kecamatan Martapura Timur, pada Selasa (26/5). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat sedikitnya 31 rumah terdampak akibat terjangan angin kencang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, bencana tersebut berdampak kepada 11 kepala keluarga atau sekitar 35 jiwa. Hingga Rabu (27/5), petugas BPBD masih melakukan pendataan lanjutan sekaligus membantu warga membersihkan material yang berserakan.
“Tim BPBD masih berada di lokasi untuk proses pembersihan dan pendataan kerusakan rumah warga,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/5).
BNPB juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi selama masa peralihan musim. Warga diminta waspada terhadap hujan lebat, angin puting beliung, banjir, hingga gelombang tinggi.
Selain itu, masyarakat diimbau menyiapkan tas siaga bencana dan rutin memantau informasi cuaca maupun peringatan dini dari BMKG, BNPB, serta BPBD setempat. (*/
Editor : Uways Alqadrie